Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Diguyur Hujan, Batang Silasiah Agam Longsor

Kamis, 13 Mei 2021 | 14:49 WIB Last Updated 2021-05-13T21:51:40Z
Batang Silasiah Agam Terjadi Longsor.

MJNews.id - Curah hujan cukup tinggi melanda Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat sekitarnya sejak Rabu 12 Mei 2021, malam sampai pagi mengakibatkan bencana alam tanah longsor di Jorong Batang Silasiah Nagari Bukik Batabuah sekitar pukul 5.30 WIB.


Peristiwa musibah bencana alam tanah longsong menimpa Cumantiang Jorong Batang Silasiah Nagari Bukik Batabuah itu kata Camat Canduang, Fauzi Chaniago didampingi Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus juga telah ditinjau Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Martias Wanto didampingi Kepala BPBD Agam dan Dinas PU Kabupaten Agam.


Akibat curah hujan cukup tinggi tukuk Firdaus Wali Nagari Bukik Batabuah, air bah lurah kandang Cumantian meluap dikarenakan tidak tertampung oleh saluran air menyebabkan longsor sehingga akses jalan kepemukiman penduduk 2 titik tertutup material longsor tanah dan bebatuan serta merusak lahan pertanian dan perkebunan penduduk seluas 5 hektare.


Dijelaskan Frdaus, lahan pertanian masyarakat yang diterjang bencana alam tanah longsor itu terdiri dari ladang tebu, cabe dan tanaman sayuran lainnya ditaksir kerugian sekitar Rp500 juta lebih.


Untuk membersihkan material tanah longsor menimbun ban ajalan, masyarakat secara berama-sama melakukan gotong royong melibatkan perangkat Nagari Bukik Batabuah, aparatur dari Kantor Camat Canduang dibantu personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Satpol PP dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Bukik Batabuah, material menutup akses jalan sudah bisa dilewati.


Mengatisipasi kedepannya, kata Firdaus Wali Nagari Bukik Batabuah, diharapkan bantuan pemerintah Kabupaten Agam untuk pembukaan/perluasan etalase jalan masyarakat serta pendaman pada tebing jalan, karena kondisi akses jalan saat ini cukup berbahaya untuk dilalui kendaraan.


(edy) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update