Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.441 628 44.295 1.108
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kasus Covid-19 di Sumbar Menggila, Bertambah 417 Orang Positif Hari Ini

Kamis, 06 Mei 2021 | 19:45 WIB Last Updated 2021-05-06T19:14:22Z

 


MJNews.id - Jelang lebaran Idul Fitri 1442 H, ternyata angka positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) terus naik tajam. Betapa tidak, Kamis 6 Mei 2021, tercatat sebanyak 417 orang lagi yang positif tertular virus yang mengguncang dunia tersebut, sehingga total positif menjadi 38.261 kasus.


“Angka pasien positif hari ini meningkat tajam dari hari-hari sebelumnya,” terang Juru Bicara Gugus Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Kamis 6 Mei 2021.


Dijelaskannya, 417 warga Sumbar yang positif Covid-19 tersebut berasal dari 19 kabupaten/kota. Terbanyak dari Padang sebagai ibukota provinsi dengan jumlah kasus 136 orang, Kota Padang Panjang (10 orang), Kota Bukittinggi (24), Kota Payakumbuah (24), Kota Solok (12), Kota Sawahlunto (2), Kota Pariaman (4), Kabupaten Pasaman (1), Kabupaten Padang Pariaman (4), Kabupaten Agam (32), Kabupaten Limapuluh Kota (28), Kabupaten Solok (10), Kabupaten Tanah Datar (78), Kabupaten Sijunjuang (14), Kabupaten Pesisir Selatan (6), Kabupaten Kepulauan Metawai (3), Kabupaten Pasaman Barat (6), Kabupaten Dharmasraya (13) dan Kabupaten Solok Selatan (10 orang).


Pasien positif Covid-19 yang meninggal juga naik dari angka sebelumnya. Rabu lalu yang meninggal 5 orang, hari ini 10 orang.


Pasien positif yang meninggal berasal dari Kota Padang 3 orang, Kota Pariaman (1), Kota Bukittinggi (1), Kabupaten Tanah Datar (1), Kabupaten Solok Selatan (1), Kabupaten Pasaman Barat (1), Kabupaten Padang Pariaman (1) dan Kabupaten Limapuluh Kota (1 orang).


“Penambahan angka positif yang naik tajam dan yang meninggal makin banyak, harusnya menjadi pembelajaran untuk masyarakat kita. Mari terus disiplin menerapkan prokes di lingkungan masing-masing,” terang Jasman, mengimbau tak bosan-bosan.


Sementara, Ahli Epidemologi Unand, Defriman Djafri menjelaskan, terjadinya peningkatan tajam kematian Covid-19 dalam 1 bulan terakhir di Sumbar, Case Fatality Rate Covid-19 terhitung dari awal April 2021 sampai awal Mei 2021 = 2.27%, 2.35 kematian per 100.000 penduduk di Sumatera Barat. Kecenderungan laju kematian akan meningkat tajam ke depan.


“Pemerintah, jika ingin akan melindungi masyarakat, ingatlah arti laju kematian. Jangan lagi ada narasi. Semoga terketuk hati nurani para pemimpin untuk segera mengantisipasi kenaikan kasus yang tajam. Pandemi tidak mungkin dibasmi tetapi diwujudkan terkendali. Sikap pemimpin menjadi kunci pemegang kendali. Yang dibutuhkan saat ini adaptasi dan pemimpin yang punya nyali menentukan sikap peduli,” terang dia.


Sementara, Dr. Farhan Abdullah, mantan Dirut SPH, mengatakan, para pemimpin di negeri ini hanya sibuk dengan program mereka masing-masing.


“Pemimpin yang tidak peduli dengan masyarakatnya yang lagi susah dan bingung menghadapi Covid-19. Ruang ICU di RSUP M. Djamil hampir tidak bersisa. Kita mau ngomong apa lagi kalau mereka tidak peduli dan bebal,” tegasnya.


(eds)

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update