Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.441 628 44.295 1.108
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kemenkes Hentikan Sementara Vaksin AstraZeneca CTMAV547

Senin, 17 Mei 2021 | 02:00 WIB Last Updated 2021-05-16T19:00:00Z
Juru Bicara Vaksin Pemerintah Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi.


MJNews.id - Pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Selain batch tersebut, pemerintah memastikan vaksin AstraZeneca aman dan meminta masyarakat tidak perlu ragu.


Berdasarkan keterangan tertulis di situs Kemenkes, Minggu 16 Mei 2021, penghentian ini dilakukan untuk pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin. Tidak semua batch vaksin AstraZeneca dihentikan distribusi dan penggunaannya. Hanya batch CTMAV547 yang dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM yang kemungkinan memerlukan waktu satu hingga dua pekan.


Untuk diketahui, batch CTMAV547 saat ini berjumlah 448,480 dosis. Ini merupakan bagian dari 3.852.000 dosis AstraZeneca yang diterima Indonesia pada 26 April 2021 melalui skema Covax Facility/WHO. Batch ini sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.


“Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar. Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.


“Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi Covid-19 membawa manfaat lebih besar,” sambung Nadia seperti dikutip detikcom.


Berdasarkan data Komnas KIPI, belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Indonesia. Dalam beberapa kasus sebelumnya, meninggalnya orang yang statusnya telah divaksinasi Covid-19 adalah karena penyebab lain, bukan akibat dari vaksinasi yang diterimanya. 


1.739.750 Positif

Sementara itu, kasus perkembangan Covid-19 yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap harinya. Begitu juga kasus angka kesembuhan corona terus ada peningkatan juga.


Berdasarkan laporan dari Satuan Gugus Tugas Nasional Covid-19 Minggu (16/5), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada penambahan sebanyak 3.080 orang. Dengan demikian, total positif Covid-19 secara nasional mencapai 1.739.750 orang.


Sedangkan, ada penambahan sebanyak 3.790 orang yang sembuh. Total orang yang sembuh dari Covid-19 jumlahnya mencapai 1.600.857 orang. Kasus angka kematian bertambah 126 orang. Jadi, total orang yang wafat akibat Covid-19 sebanyak 48.093 orang. Untuk kasus aktif ada penambahan juga 836 kasus, sehingga totalnya ada 90.800 kasus.


Selanjutnya, spesimen ada 37.473, suspek 81.809. Dalam hal ini, pemerintah pun menargetkan vaksinasi Covid-19 secara nasional sebanyak 40.349.049. Untuk vaksinasi tahap pertama ada penambahan vaksinasi 15.969 orang. Maka, total vaksinasi ke-1 jumlahnya 13.737.596 orang. 


Kemudian, untuk vaksinasi ke-2 ada penambahan sebanyak 16.415. Dengan demikian, total vaksinasi kedua jumlahnya mencapai 8.970.719.


Satgas Covid-19 terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapakan protokol kesehatan 3M; mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.


(***)

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update