Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kepala BPS RI Sosialisasi Satu Data Indonesia di Lubuk Sikaping

Kamis, 27 Mei 2021 | 17:25 WIB Last Updated 2021-05-28T03:32:28Z
Suhariyanto meresmikan tiga unit gedung kantor BPS di Pasaman. (kominfotik)

MJNews.id - Data merupakan hal yang penting sebagai rujukan sebelum menentukan suatu kebijakan. Hal itu khususnya dalam pemerintahan, data menjadi acuan arah pembangunan. Salah data, bisa salah pula kebijakannya.


Demikian pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), Suhariyanto, saat melakukan kunjungan kerja dan sosialisasi Satu Data Indonesia (SDI) di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Kamis 27 Mei 2021.


Suhariyanto mencontohkan, sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, terjadi kontraksi ekonomi yang mengakibatkan kesenjangan sosial semakin melebar dan tingginya pernikahan dini yang pada akhirnya menurunnya angka harapan hidup.


Hal tersebut di atas adalah bagian dari data. Data kondisi sosial akibat pandemi tersebut penting untuk menjadi acuan penentuan arah kebijakan pemerintah baik di masa pandemi, maupun  mendatang.


"Tanpa data tidak mungkin, kita buat perencanaan yang jelas mengenai arah kebijakan pembangunan. Untuk itu, data penting di berbagai sektor. Data yang valid merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan.Untukitu, BPS RI berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri RI untuk mewujudkan Satu Data Indonesia,"imbuhnya.


Hal senada juga dijelaskan Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati. Menurutnya, data penting untuk penentuan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Dalam rangka sosialisasi, pihaknya intens bersinergi dengan Diskominfotik Sumbar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya melakukan berbagai langkah pembinaan statistik sektoral.


Pada kesempatan yang sama, Bupati Pasaman, Benny Utama, menyatakan, masalah data ini adalah masalah yang serius.Pertumbuhan pembangunan dan ekonomi daerah tergantung pada data yang valid.


"Data ini sangat membantu kita menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Salah data bisa salah kebijakan. Mudah-mudahan dengan ada kebijakan Satu Data Indonesia ini bisa menyajikan data yang lebih valid dan terintegrasi. Mari, kita saling berkoordinasi, hilangkan ego instansi sehingga kita bisa  bekerjasama,"urai Benny.


Selain Sosialisasi Satu Data Indonesia, kunjungan kerja Suhariyanto ke Pasaman dalam rangka meresmikan tiga unit gedung kantor BPS, yakni BPS Kabupaten Pasaman, BPS Kabupaten Padang Pariaman dan BPS Kepulauan Kepulauan Mentawai, yang dipusatkan kegiatannya di Kabupaten Pasaman.


Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Kepala BPS RI, didampingi Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati, Bupati Pasaman, Benny Utama dan Kepala Dinas Kominfotik Sumbar, diwakili Kepala Bidang IKP, Indra Sukma.


Kepada jajaran pimpinan dan karyawan BPS, Suhariyanto berpesan, agar meningkatkan kualitas pelayanan statistik kepada masyarakat maupun instansi lainnya sebagai pengguna data.


"Seiring hadirnya gedung yang representatif, performa juga harus meningkat. Ingat, bahwa gedung ini dibangun dengan uang rakyat, maka harus dimanfaatkan seluas-luasnya untuk memberi kontribusi positif bagi masyarakat," harapnya.


Pada kesempatan terpisah, Kepala Diskominfotik Sumbar, Jasman Rizal, mengapresiasi kinerja jajaran BPS RI di Sumatera Barat. Diakuinya, BPS RI memberikan dukungan luar biasa kepada Pemerintah Sumatera Barat dalam rangka penyediaan informasi dan data statistik yang mumpuni baik bagi pemerintah maupun masyarakat luas.


"Mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, izinkan saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran BPS RI yang tidak kenal lelah memberikan dukungan kepada kami di Sumatera Barat. Insya Allah, dukungan ini akan menjadikan Sumatera Barat sebagai provinsi yang lebih baik dalam penyajian informasi dan data statistik, sehingga mampu berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di daerah maupun di tingkat nasional," tambahnya.


(rls/eds) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update