Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Mendagri Perintahkan Satgas di Daerah Perketat Penegakan Disiplin Prokes

Senin, 03 Mei 2021 | 15:20 WIB Last Updated 2021-05-03T13:22:27Z
Suasana Rakor Penegakan Disiplin Prokes dan Penanganan Covid-19 di Daerah, Senin 3 Mei 2021.

MJNews.id - Menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19, sebagai leading sektor, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penegakan Disiplin Prokes dan Penanganan Covid-19 di Daerah, bersama kementerian terkait, Satgas Penanganan Covid-19, TNI/Polri, dan pemerintah provinsi dan kabupatan/kota se-Indonesia.


Untuk Pemko Padang Panjang, rakor ini diikuti via Zoom Meeting oleh Wakil Wali Kota, Drs. Asrul didampingi Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, Forkopimda, sekda, dan kepala OPD, Senin 3 Mei 2021 di VIP Balaikota.


Dalam arahannya, Mendagri, Jenderal Polisi (purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, Ph.D, meminta pemerintah daerah dan satgas yang ada di daerah untuk memperketat penegakan disiplin prokes, serta mengontrol dan mengendalikan secara konsisten dalam penanganan Covid-19.


Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono berkesempatan menyampaikan perkembangan kasus Covid, mutasi kasus baru di daerah, dan update vaksinasi.


"Sampai saat ini, 12,4 juta yang sudah divaksinasi, dan laju vaksinasi akan ditingkatkan di bulan Mei. Untuk update vaksinasi bagi lansia sudah mencapai 11,83 persen," jelasnya.


Perkiraan peningkatan kasus Covid-19 saat libur Lebaran nanti, Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dilakukan pelarangan mudik lebaran. Dia juga meminta kepada kepala daerah untuk satu komando dengan presiden terkait penegakan larangan tersebut.


Sementara itu, menyikapi hal yang sama, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, dengan meningkatnya kasus Covid-19, Kemenag sudah berkoordinasi dengan jajaran di daerah untuk menyarankan ke masyarakat melakukan ibadah di rumah saja.


"Kita juga sudah melakukan pembatasan kapasitas pengunaan tempat ibadah sampai 50%. Untuk menghadapi lebaran, takbiran pun akan kita lakukan secara virtual. Shalat Idul Fitri kita menyarankan untuk dilakukan di rumah saja, dan itu tidak akan mengurangi nilai ibadah itu sendiri," sebutnya.


Meninjak lanjuti rakor tersebut, Wawako Asrul mengadakan rapat internal bersama instansi terkait. "Kami akan melakukan rapat internal terkait apa apa saja yang disampaikan dalam rakor penanggulangan Covid-19 di daerah, khususnya Padang Panjang," ucapnya.


Di Kota Pariaman




Sementara, menjelang Perayaan Idul Fitri 1442 H/2021 M, Walikota Pariaman Genius Umar memperketat protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.


Ada 11 Provinsi di Indonesia yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19. Sumatera Barat merupakan salah satu diantaranya. Untuk menekan angka kenaikan, setiap daerah harus mempunyai strategi khusus. Adapun Kabupaten/Kota 10 Provinsi dengan keniakkan kasus aktif signifikan adalah Riau, Kalimantan Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Lampung, NTB, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sumatera Barat (Agam dan Kota Padang).


Sementara itu Walikota Pariaman menanggapi hal itu mengatakan bahwa Kota Pariaman akan siap perketat prokes Covid-19 guna menghambat perkembangan Covid-19. Hinga 1 Mei tercatat 668 orang yang terkonfirmasi positif Covid-190 di Kota Pariaman.


”Saat ini kita sudah mulai kembali memperketat prokes di Kota Pariaman. Ini dibuktikan dengan telah dilakukannya sosialisasi dengan cara membagikan masker oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Pariaman yang dilanjutkan dengan penindakan secara tegas dengan memberikan sanksi bagi pelanggar prokes Covid-19. Ini tidak hanya berlaku bagi warga di Kota Pariaman, pengusaha dan pengunjung cafe juga diberlakukan sanksi yang sama, “ ungkapnya.


Ia menghimbau kepada seluruh warga Kota Pariaman untuk selalu mematuhi prokes Covid-19 agar terhindar dari Covid-19. Sampai saat ini Covid-19 masih berada disekitar dan menghantui kita. Mari bersama kita hambat perkembangan Covid-19 sehingga Kota Pariaman kembali berada pada zona hijau.


(mutia/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update