Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Objek Wisata di Tanah Datar Tutup Selama Libur Lebaran

Senin, 10 Mei 2021 | 22:25 WIB Last Updated 2021-05-10T19:01:29Z
Istano Basa Pagaruyung tutup sementara.

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menutup sementara seluruh objek wisata di daerah itu selama libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, terhitung 12 hingga 16 Mei 2021.


Bupati Tanah Datar, Eka Putra, Senin 10 Mei 2021, mengatakan, keputusan itu diambil setelah melakukan rapat bersama dengan pemerintah provinsi dan dikeluarkan hasilnya Tanah Datar berada pada skor 1,85 atau zona orange.


“Untuk itu semua tempat wisata di Tanah Datar pada libur lebaran kali ini kita pastikan ditutup dimulai 12 sampai 16 Mei 2021,” katanya.


Ia mengatakan, selain penutupan objek wisata, shalat Idul Fitri yang difasilitasi pemerintah kabupaten yang semulanya dilaksanakan di Lapangan Gumarang Batusangkar juga dibatalkan.


Hal itu dilakukan dengan memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Datar yang dalam beberapa bulan terakhir terdapat peningkatan kasus.


“Selain shalat Idul Fitri di lapangan Gumarang di tiadakan, juga gelaran open house di rumah dinas bupati, wakil bupati, Sekda dan pejabat lainnya,” katanya.


Sementara untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri di nagari-nagari tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


Masyarakat yang akan melaksanakan shalat diharuskan berwudhu’ sebelum ke lokasi dengan membawa sajadah dari rumah masing-masing, selepas shalat diharapkan langsung pulang dengan tidak berjabatan tangan.


Panitia agar menyiapkan thermogun atau alat pengukur panas, tempat cuci tangan, masker cadangan untuk masyarakat yang tak memakai masker.


Sementara Wakil Bupati setempat Richi Aprian mengatakan langkah yang dilakukan pemerintah tersebut adalah semata-mata untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk masyarakat Tanah Datar.


“Langkah ini diambil bukan untuk membatasi atau menghambat masyarakat untuk beribadah, namun ini sebagai langkah antisipasi agar tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19,” katanya.


(hms/ben) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update