Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pemulihan UMKM di Masa Pandemi, Alirman Sori Kunjungi Bank Nagari Painan

Minggu, 02 Mei 2021 | 09:25 WIB Last Updated 2021-05-02T19:53:55Z
Anggota DPD RI, Alirman Sori bersama Pemimpin Cabang Bank Nagari Painan, Helfiyanrika dan lainnya. (ist)

MJNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Alirman Sori melakukan pertemuan dengan pimpinan Bank Nagari Cabang Painan. Mengemuka, seputar pentingnya memulihkan pelaku UMKM 


Alirman diterima Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan, Helfiyanrika dan lainnya, akhir pekan lalu, di kantor bank nagari setempat. Pertemuan tersebut dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang menitikberatkan kepada manfaat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terhadap Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).


“Salah satu mitra DPD RI Komite IV itu adalah perbankan. Nah, saya sengaja berkunjung ke kantor Bank Nagari Cabang Painan, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan perbankan, terutama pelaksanaan program PEN yang membantu para pelaku UMKM,” jelas Alirman Sori.


Dari hasil komunikasi bersama Pimpinan Bank Nagari Cabang Painan, dia menjelaskan secara umum kegiatan perbankan berjalan lancar. Bahkan dengan adanya program PEN yang dikucurkan melalui anggaran yang cukup besar tersebut, dapat membantu masyarakat di sektor ril UMKM di daerah.


Alirman meminta agar Bank Nagari Cabang Painan melakukan mitigasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang bergerak di sektor UMKM, karena secara vital, menurutnya yang paling terkena dampak serius Covid-19 adalah para pelaku UMKM.


Dia menegaskan, kondisi ekonomi yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan peristiwa krisis moneter pada tahun 1998. Kata dia, pada 1998 kegiatan UMKM sangat kuat dan bergerak cepat. Yang meng alami dampak saat itu, hanyalah pelaku usaha tingkat tinggi atau sekelas nasional.


“Saya menilai, situasi ekonomi sekarang berbeda dengan situasi kondisi krisis moneter di era 1998. Pada 98 itu kondisi UMKM itu sangat kuat sekali, yang roboh itu kegiatan usaha tingkat tinggi, sekelas nasional,” ujarnya.


Untuk itu, Alirman Sori mendorong perbankan khususnya Bank Nagari Cabang Painan dapat melakukan tanggungjawab semaksimal mungkin untuk menjalankan program PEN dan penyaluran kredit kepada pelaku UMKM sesuai dengan yang ditargetkan.


Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank Nagari Painan, Helfiyanrika mengatakan, saat ini, pihaknya telah melakukan penyaluran kredit untuk UMKM di Pesisir Selatan sebesar Rp 32 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 120 miliar. Meski di tengah Pandemi Covid 19, diakuinya laju pembayaran kredit masih berjalan baik tanpa kemacetan yang tidak begitu tinggi. 


“Ya, kalau soal persyaratan kredit juga tidak terlalu rumit. Normatif dan secara proses cepat sekali, apalagi di tengah Pandemi Covid-19,” ungkapnya. 


(mar/myd)


loading...



×
Berita Terbaru Update