Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Ribuan Kendaraan Pemudik Diminta Putar Arah, 7 Orang Tewas Kecelakaan

Minggu, 16 Mei 2021 | 22:04 WIB Last Updated 2021-05-16T17:47:02Z
Kombes Pol Satake Bayu Setianto.


MJNews.id - Sebanyak 1.739 kendaraan pemudik telah diputar balik selama operasi Ketupat Singgalang 2021 mulai 6-15 Mei pada 10 posko penyekatan yang tersebar di perbatasan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).


Selain menyuruh putar balik kendaraan pemudik di sejumlah daerah perbatasan, petugas gabungan Operasi Ketupat Singgalang 2021 juga mencatat 16 kecelakaan lalulintas.


“Untuk pemudik yang telah kita suruh putar balik selama operasi ketupat sampai 15 Mei kemarin sebanyak 8.657 orang,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, Minggu 16 Mei 2021.


Satake Bayu mengatakan, untuk korban kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak tujuh orang meninggal dunia, luka berat dua orang, luka ringan 19 orang dan korban lainnya lima orang.


“Terakhir kemarin (Sabtu-red) ada empat orang meninggal dunia dan 10 Mei tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas,” ujar Satake Bayu.


Dikatakan, rincian kendaraan yang telah diputar balik petugas, untuk kendaraan roda dua sebanyak 539 unit, kendaraan mobil prib?adi 943 unit, bus 32 unit, travel 75 unit dan kendaraan lainnya 150 unit.


“Itu rincian kendaraan yang telah kita putar balik. Operasi Ketupat Singgalang 2021 ini berakhir 16 Mei nanti. Untuk datanya, besok baru didapat setelah direkap oleh petugas,” katanya.


Dikatakannya, selama Operasi Ketupat Singgalang 2021, petugas tidak ada melakukan swab antigen kepada pemudik yang masuk. Sebab, dipastikan seluruh pemudik selama operasi ini tidak bisa masuk ke Sumbar.


“Jadi kita sudah siagakan petugas gabungan, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan dinas terkait selama operasi ini,” ujarnya.


Selain Polda Sumbar mendirikan sepuluh pos penyekatan di sejumlah perbatasan, pihaknya juga telah mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan, pos pantau dan pos terpadu yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumbar.


“Jadi di perbatasan kita Sekat, dalam kota atau kabupaten kita tetap mengawasi warga yang tidak patuh pada protokol kesehatan,” kata dia.


Terakhir Satake Bayu mengatakan, selama liburan lebaran dipastikan tidak ada destinasi wisata yang boleh dibuka yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.


“Kemarin sempat Kota Pariaman membuka objek wisatanya, setelah kita koordinasi kepala daerahnya kembali menutup objek wisata tersebut,” tutupnya.


(gsp/eds)


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update