Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Begini Testimoni Bupati Eka Putra Saat Launching Buku Biografi H. Arnis Saleh

Kamis, 03 Juni 2021 | 04:25 WIB Last Updated 2021-06-03T00:36:58Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra mendapat kehormatan ikut memberikan testimoni pada peluncuran buku biografi yang ditulis Hasril Chaniago yang berjudul H. Arnis Saleh, Saudagar Emas Minangkabau, Rabu 2 Juni 2021 malam.

PADANG, MJNews.id - Bupati Tanah Datar, Eka Putra mendapat kehormatan ikut memberikan testimoni pada peluncuran buku biografi yang ditulis Hasril Chaniago yang berjudul H. Arnis Saleh, Saudagar Emas Minangkabau.


Peluncuran buku ini dihelat pada acara malewakan Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau di Ladang Tari Nan Jobang, Rimbo Tarok, Balai Baru, Padang, Rabu 2 Juni 2021 malam.


Begini kutipan testimoni yang disampaikan Bupati Eka Putra.


Haji Arnis Saleh adalah legenda hidup saudagar sukses asal Minangkabau dan tentu saja kebanggaan bagi kami karena beliau berasal dari Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.


Beliau adalah saudagar yang selalu memikirkan kampung halaman, selalu ingin memberikan sumbangsih untuk nagari bahkan kabupaten ini.


Haji Arnis Saleh adalah sosok yang rendah hati, low profile, dermawan, jujur, pekerja keras, ulet dan tangguh.


Anak-anak muda Minang harus membaca buku biografi Haji Arnis Saleh, Saudagar Emas Minangkabau.


Ini adalah kisah tentang seorang anak nagari Paninjauan Tanah Datar yang sukses bermodalkan kerja keras, kejujuran, keberanian, keuletan dan pandai melihat peluang.


Satu hal lagi yang patut ditiru generasi muda adalah beliau sangat patuh, santun dan sayang kepada kedua orang tuanya. Saya pikir inilah kunci kesuksesannya.


Meski ayah beliau juga saudagar, namun Haji Arnis tak pernah dimanja, tak pernah diberi modal, tetapi dididik sebagai anak yang mandiri.


Haji Arnis Saleh itu seperti emas. Dia ditempa dengan kerasnya kehidupan sehingga bisa berkilau seperti sekarang.


(hms/ben) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update