Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.441 628 44.295 1.108
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Investasi Alutsista Dinilai Mendesak

Sabtu, 05 Juni 2021 | 16:00 WIB Last Updated 2021-06-05T09:00:00Z
Rizal Darma Putra.

JAKARTA, MJNews.ID - Pemerintah sedang berupaya untuk memodernisasi alutsista TNI yang sudah tua dan usang. Disebutkan dalam situasi saat ini, TNI tidak memiliki kesiapan tempur yang memadai dengan jumlah alpalhankam dan amunisi terbatas, sebagian alpalhankam bahkan tidak dapat beroperasi dengan optimal.

Direktur Eksekutif Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (Lesperssi), Rizal Darma Putra mengapresiasi rencana strategis percepatan peremajaan alutsista yang disusun oleh Kementerian Pertahanan.

“Ini akan memiliki kepastian investasi pertahanan selama 25 tahun. Hal yang selama ini tidak pernah bisa dilakukan,” kata Rizal dalam keterangan resmi, Jumat 4 Juni 2021.

Berdasarkan informasi yang diterima Lesperssi, pemerintah tengah menyusun strategi pembiayaan investasi alat utama pertahanan. Pertama, persentase anggaran pertahanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 0,8 persen yang konsisten selama 25 tahun ke depan. Kedua, jumlah anggaran pemenuhan alpalhankam prioritas pada 2020-2024 sebesar USD 125 miliar. Ketiga, mengupayakan sumber pendanaan alternatif untuk mengurangi beban pemenuhan alpalhankam terhadap keuangan negara.

“Meskipun angkanya terdengar fantastis, kami beranggapan USD 125 miliar untuk membeli alutsista selama 25 tahun itu kecil, bahkan cenderung konservatif bila dibandingkan dengan potensi PDB Indonesia selama 25 tahun,” ujarnya.

Rizal mengemukakan, selama ini belanja pertahanan Indonesia juga terus menurun dibandingkan pertumbuhan ekonomi dalam enam tahun terakhir, di mana pada 2013 mencapai 0,9% dari PDB dan kini 0,78% dari PDB.

“Artinya, dalam masih ada ruang bagi negara untuk membeli alutsista baru. Dan itu artinya Menhan Prabowo sudah menghitung proporsi rencana investasi alutsista secara efektif,” jelasnya, seperti diwartakan detikcom.

Rizal berharap ada hasil konkret dari investasi pertahanan yang digencarkan pemerintah. Pertama, diharapkan investasi ini bisa mendorong pemenuhan kebutuhan alpalhankam TNI yang dapat dilaksanakan secara lebih cepat, terarah, sinergis, dan menguntungkan.
Kedua, menyelesaikan beberapa persoalan di sektor pertahanan yang menonjol. Ketiga, memudahkan pembangunan suatu sistem alpalhankam TNI sehingga akan menjadi solusi bagi masalah interoperabilitas.

“Keempat, berkontribusi terhadap industri pertahanan dalam negeri. Kelima, menyerap banyak lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi nasional,” katanya.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana membeli alusista melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan masih menggodok rencana pembelian alutsista tersebut.

“Ini sedang digodok. Sedang direncanakan,” kata Prabowo.

Sebelumnya mengemuka, anggaran alutsista itu anggarannya cukup fantastis, mencapai Rp1,7 Kuadriliun. Banyak pihak menilai tak pantas.

Prabowo mengatakan telah menjelaskan kepada Komisi I DPR RI soal anggaran alutsista ini.

“Kita sedang menyusun itu. Ya kita sedang membahas, banyak pertanyaan. Ya ada juga isu-isu di luar dan sebagainya saya jelaskan satu per satu rencana ini masih kita godok bersama Bappenas bersama Kemenkeu, dan pemangku-pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan alutsista di Indonesia sudah tua dan sudah mendesak. Prabowo mengatakan siap dinamika lingkungan strategis yang berkembang.

“Sebagaimana diketahui banyak alutsista kita sudah tua, sudah saatnya memang mendesak harus diganti kebutuhan-kebutuhan sangat penting dan kita siap untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis yang berkembang dengan sangat pesat,” imbuhnya.

(***) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update