Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 23 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
49.500 598 45.602 1.143
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kepala Labor FK Unand Juga Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat Kunker Bersama Menkes

Jumat, 11 Juni 2021 | 11:25 WIB Last Updated 2021-06-11T18:29:59Z
dr. Andani Eka Putra.

PADANG, MJNews.ID - Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas, dr. Andani Eka Putra, positif Covid-19. Dia diduga terpapar virus mematikan itu saat berkunjung ke Kudus bersama Menkes, beberapa waktu lalu.


Informasi terpaparnya Staf Menkes Bidang Penanganan Covid-19 itu awalnya disampaikan penggagas grup WhatsApp Kawal Covid Sumbar, Sari Lenggogeni, Rabu 10 Juni 2021.


“Assalamualaikum bapak Ibu kawal Covid yth, mohon doakan kesembuhan Dr Andani yang terpapar Covid-19. Berkemungkinan tertular saat ke Kudus bersama Menkes. Sekarang sedang akan dirawat di RS M Djamil. Smangaaat da,” kata Sari Lenggogeni, yang juga Pakar Pariwisata Universitas Andalas.


Anggota grup Kawal Covid Sumbar yang terdiri dari berbagai profesi tersebut pun mendoakan kesembuhan dr. Andani yang banyak berjuang melawan Covid-19. Baik di Sumbar mau pun tingkat nasional.


“Semoga dr. Andani, diberikan kesembuhan segera. Insha Allah akan didoakan banyak orang karena perjuangan da Andani membantu banyak orang dan bangsa untuk Covid luar biasa ikhlas. Aamiin Yaa Rabb...,” kata Sari Lenggogeni.


Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP M. Jamil Padang, dr. Dovi Djanas mengatakan, dr. Andani saat ini menjalani perawatan di RSUP M. Djamil Padang.


“Aslmkm, dr Andani, sudah dirawat di m djamil, mari kita doakan beliau cepat sembuh dan tanpa gejala,” tulis Dovi yang juga anggota grup whatsApp Kawal Covid Sumbar.


Hal ini juga dibenarkan Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal.


“Mari kita doakan pak dokter Andani Eka Putra sembuh dari Covid-19, semangat Pak Andani. Insya Allah segera sembuh. Doa kami semua semoga segera disembuhkan oleh Allah SWT,” katanya, Kamis 10 Juni 2021.


Saat ini dokter Andani diangkat Tenaga Ahli Menteri Kesehatan, menurut informasi dari Jasman dia terpapar di Kudus atau Madura saat kunjungan bersama Menkes beberapa waktu lalu.


“Saat ini beliau dalam keadaan demam. Rencananya, akan diisolasi dan ditangani secara medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil, Padang. Barusan saya telepon beliau,” kata dia.


Sebelum mendapat amanah menjadi tenaga ahli Menkes, Andani merupakan figur yang berkontribusi besar dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sumatera Barat.


Dosen FK Unand itu mengomandoi Laboratorium Diagnostik Riset Terpadu Penyakit Infeksi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi. Bahkan BNPB menilai dr Andani layak dicatat sebagai salah satu patriot Covid-19.


Terus Bertambah

Hingga Kamis (10/6) angka positif Covid-19 di Sumbar sudah 46.997 orang. Terjadi penambahan 353 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 328 orang, sehingga total sembuh 42.343 orang.


Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid Sumbar, Jasman Rizal mengatakan dari 46.997 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, dirawat di berbagai rumah sakit 679 orang (18,90%), isolasi mandiri 2670 orang (74,31%), isolasi Provinsi 0 orang (0%), isolasi Kab/ Kota 244 orang (6,79%). Meninggal dunia 1061 orang (2,26%) dan sembuh 42.343 orang (90,10%).


Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso melaporkan, dari 3.240 sample yang diperiksa, terkonfirmasi tambahan 353 warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 328 orang dan meninggal bertambah 6 orang.


Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 353 orang, sedangkan pasien sembuh sebanyak 328 orang dan meninggal dunia 6 orang. Pasien meninggal berasal dari Kota Sawahlunto 1 orang, Kota Pariaman 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang dan Kabupaten Agam 2 orang.


Kasus Suspek dengan total 396 orang, dirawat sebanyak 41 orang dan Isolasi mandiri sebanyak 355 orang.


Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-65 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 6 Juni 2021 sampai tanggal 12 Juni 2021, ditetapkan zona daerah. Zona merah tidak ada, zona orange 17 daerah.


“Hingga kini ada 5 daerah masuk dalam kategori mendekati zona merah (skor dibawah 2,00), yaitu Kabupaten Agam, Kabuapten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabapaten Pasaman Barat dan Kabupaten 50 Kota,” terang Jasman. 

Sedangkan zona kuning terdapat Kota Pariaman (skor 3,06) dan Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,49).


(yke/eds) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update