Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.817 603 44.887 1.120
sumber: corona.sumbarprov.go.id

LaNyalla: Kedaulatan NKRI Harus Dijaga!

Sabtu, 12 Juni 2021 | 02:00 WIB Last Updated 2021-06-11T19:00:00Z
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

JAKARTA, MJNews.ID - Latihan gabungan penanganan pesawat ilegal di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, mendapat perhatian dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, latihan ini sangat penting untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI. 


Bagi Senator asal Jawa Timur itu, kedaulatan negara merupakan pertaruhan harga diri bangsa. 


"Oleh karena itu, kedaulatan negara harus ditegakkan dan dijaga, baik darat, laut dan udara. Tidak boleh ada satu pesawat atau asing melewati batas udara atau laut kita tanpa izin. Kejadian di laut saat kapal asing masuk wilayah Indonesia tidak boleh terulang lagi," katanya tegas, Jumat 11 Juni 2021. 


LaNyalla menjelaskan, simulasi penanganan pesawat asing setelah pemaksaan mendarat atau force down landing di Lanud Sultan Hasanuddin, harus juga melibatkan stakeholder terkait. 


"Harus terjadi kesepakatan bersama, atau standar penanganan, dari rentetan tindakan force down terhadap pesawat asing. Agar instansi terkait tidak gagap atau terjadi miss komunikasi karena ketidak tahuan penanganan lanjutan," tuturnya. 


Namun, sambung mantan Ketua Umum PSSI itu, yang terpenting adalah pelaksanaannya, jangan sampai terjadi lagi masuknya kapal asing ke wilayah NKRI. 


"Lewat simulasi ini, kita ingin ada tindakan jelas dan tegas dalam pelanggaran kapal asing yang masuk secara ilegal. Masalah kedaulatan negara perlu ditunjukkan agar negara asing tidak menginjak-injak kedaulatan kita dengan keluar masuk wilayah Indonesia tanpa izin," ujarnya. 


Latihan bersama yang dilakukan Kemenkopolhukam ini, melibatkan TNI AU, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Karantina Bandara.


(rls dpd) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update