Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 23 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
49.500 598 45.602 1.143
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Lomba Gerakan PKK, Hj. Harneli Bahar Puji Kekompakan TP-PKK Padang Panjang

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:45 WIB Last Updated 2021-06-10T09:59:19Z
Hj. Harneli Bahar.

PADANG PANJANG, MJNews.ID - Lakukan penilaian Lomba Gerakan PPK Tingkat Provinsi, Ketua TP-PKK Sumatera Barat (Sumbar), Hj. Harneli Bahar Mahyeldi Ansharullah sambangi Kota Padang Panjang, Rabu 9 Juni 2021. Ummi Harneli lewat beberapa buah pantun pengiring, memuji PKK Kota yang selalu berprestasi karena kekompakannya dalam berkegiatan.


Kedatangannya beserta tim penilai provinsi, disambut Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano yang didampingi Ketua TP-PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP, serta Wakil Wali Kota, Drs Asrul dan Wakil ketua TP-PKK, Nova Era Yanthy Asrul, di Hall Lantai III Balaikota.


Dalam sambutannya, Ummi Harneli mengatakan, penilaian Gerakan PKK pada tahun ini dipusatkan pada satu kelurahan setiap kabupaten/kota.


"Penilaian seharusnya dilakukan di lima kelurahan. Biasanya masing-masing, baik itu tertib administrasi di satu kelurahan, kemudian Kelompok Kerja (Pokja) I, Pokja II, Pokja II, Pokja III, dan Pokja IV di kelurahan yang berbeda. Namun untuk menghindari kerumunan dimasa pandemi Covid-19, penilaian kita pusatkan di satu kelurahan saja," tuturnya.


Penilaian ini, katanya, mengevaluasi sejauh mana 10 program PKK terlaksana di daerah. Sekaligus memberikan pembinaan langsung oleh tim penilai provinsi kepada pengurus PKK kota, kecamatan dan kelurahan.


Selain itu, Ummi Harneli juga memaparkan poin-point penilaian dari setiap pokja. Seperti Pokja I yaitu Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paredi). Untuk Pokja II tentang Usaha Peningkatan Penghasilan Keluarga (UP2K). Pokja III mengenai Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (Aku Hatinya PKK). Dan Pokja IV mekalukan penilaian Tanggap dan Tangguh (Gagah) Bencana.


Selain itu, kata Harneli, dirinya mengapresiasi kinerja pengurus PKK Kota Padang Panjang dalam mempersiapkan penilaian Gerakan PKK tersebut. Hal itu diutarakannya dalam sebuah pantun. 


"Mambalah kayu mamakai kampak, kampak dibuek dari basi. Mancaliak pengurus PKK Kota Padang Panjang yang kompak- kompak, pantaslah selama ini berprestasi," ucapnya.


Sementara itu, Dokter Dian Fadly mengatakan, Gerakan PKK adalah suatu gerakan pembangunan masyarakat yang berasal dari, untuk dan oleh masyarakat. Tujuannya untuk menciptakan keluarga yang bertaqwa, keluarga yang mempunyai akhlak mulia dan budi luhur, keluarga yang sehat sejahtera, maju, mandiri, dan keluarga yang memiliki kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan. 


"Dalam pelaksanakan 10 Program PKK ini, kami telah melaksanakannya dengan kerja sama yang baik antara empat pokja yang ada di PKK. Ini sesuai dengan arahan ketua umum TP-PKK pusat untuk terus memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada dan memprioritaskan program seperti pencegahan Covid-19, peningkatan taraf hidup keluarga, dan juga penanganan stunting," jelasnya.


Peranan kader PPK, sebut Dia, dalam menjalankan 10 Program PKK, salah satunya pembinaaan pola asuh dan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan. “Ini bisa dibuktikan dengan penurunan angka stunting di Kota Padang Panjang hingga 9%. Yang mana angka stunting pada tahun 2021 menurun menjadi 14%, dibanding tahun 2020 yaitu 23%,” paparnya.


Dalam kesempatan itu, Dian juga mengucapkan terima kasih dengan diadakannya lomba Gerakan PKK ini. "Dengan diadakannya lomba ini, akan memberikan penghargaan dan juga pengakuan terhadap kadar-kader kami. Ini juga akan meningkatkan dan memotivasi kader untuk mewujudkan inovasi dalam program PKK," ucapnya.


Sementara itu, Wako Fadly menyampaikan, pergerakan PKK kelurahan, kecamatan dan kota, menjadi bagian besar dalam pencapaian program pemerintah.


"Kami dari pemerintah daerah mengusulkan program-program yang menjadi prioritas bagi masyarakat. PKK memiliki fungsi 10 Program Pokok yang bisa langsung bersentuhan dengan titik terkecil keluarga dan kelompok-kelompok masyarakat," katanya.


Kata Fadly lagi, ini merupakan sebuah pergerakan yang penting untuk dinilai, penting untuk dilihat, sejauh mana indikator-indikator ini sudah tercapai.


Fadly juga meminta agar PKK bisa ikut andil dalam pembangunan daerah, dan mewujudkan pencapaian yang diharapkan tanpa ada disrupsi seperti terorisme, narkoba dan penyakit sosial yang bisa membuat program-program itu tidak tercapai.


Setelah penyambutan tim penilai provinsi, kegiatan dilanjutkan dengan penilaian langsung ke pos-pos pokja di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat.


Dalam kegiatan ini juga dihadiri asisten, staf ahli, kepala OPD dan Pengurus PKK seluruh tingkatan.


(mutia) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update