Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pertama di Sumbar, Pemko Padang Panjang Fasilitasi Pembekalan Sekolah Kedinasan Gratis

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:00 WIB Last Updated 2021-06-10T04:00:00Z
Sebanyak 80 peserta pembekalan sekolah kedinasan secara gratis sedang latihan fisik. (kominfo)

PADANG PANJANG, MJNews.ID - Pertama kalinya di Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang memfasilitasi pembekalan sekolah kedinasan secara gratis bagi siswa-siswi lulusan SLTA. Untuk perdana ini, ada 80 orang yang mendapat fasilitas gratis itu.


Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdako, Ade Afdil menyebutkan, para pelajar itu memasuki tahapan latihan kesamaptaan atau latihan fisik yang digembleng langsung pelatih fisik dari Sekolah Calon Tamtama (Secata B).


Pembekalan sudah dilaksanakan sejak 27 Mei hingga 15 Juni mendatang. Sebelumnya, siswa-siswi tersebut telah mengikuti berbagai materi, seperti psikologi selama tiga hari dan akademik selama empat hari dari tim EO.


"Untuk kesamaptaan kita bekerjasama dengan Secata B. Tahapan ini berlangsung selama 10 hari. Pembinaan fisik ini sangat penting sebagai salah satu bagian dari tes fisik pada sekolah kedinasan," ujar Ade yang sedang menyaksikan latihan di lapangan Bancah Laweh, Rabu 9 Juni 2021.


Kasubag Kesejahteraan Masyarakat, Zetra Efendi menambahkan, program pembekalan untuk masuk sekolah kedinasan ini merupakan hal yang sangat berarti bagi para pelajar tersebut. 


"Pemko Padang Panjang memfasilitasi sekolah kedinasan, bisa dikatakan sekolah calon pemimpin. Selama ini mereka bimbel sendiri dengan biaya yang mahal, dengan hadirnya program ini menjadi hal yang sangat membantu bagi mereka," tuturnya.


Sementara itu, Pelatih Jasmani Secata B, Yoerlanda menjelaskan, materi kesamaptaan diantaranya penguatan fisik seperti lari sprint, sit up dan push up, lalu latihan PBB.


"Untuk kualitas mereka menghadapi tes kesamaptaan nanti, kita latih membentuk otot kaki yang terdiri dari urat tendon, betis, paha. Lalu, push up dan sit up, untuk penguatan perut dan pergelangan tangan," jelasnya.


Hal tersebut, lanjut Yoerlanda, guna meraih nilai yang maksimal pada tes kesamaptaan.


"Sambil melatih dan membina, tim pelatih menerapkan kedisiplinan kepada para siswa yang mengikuti pembekalan. Kunci berhasil tes kesamaptaan ialah berlatih, belajar, disiplin, dan berdoa," pungkasnya.


(mutia) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update