Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 23 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
49.500 598 45.602 1.143
sumber: corona.sumbarprov.go.id

PT BPR Jam Gadang Kini Resmi Jadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

Jumat, 04 Juni 2021 | 21:00 WIB Last Updated 2021-06-04T14:00:00Z
PT BPR Jam Gadang Kini Resmi Jadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

BUKITTINGGI, MJNews.ID - Setelah penantian cukup panjang akhirnya PT BPR Jam Gadang resmi konversi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sistem konvensional ke Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).


Hal tersebut ditandai dengan diserahkannya Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor : KEP-76/D.03/2021 tanggal 27 Mai 2021 tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Jam Gadang menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah PT BPRS Jam Gadang Perseroda oleh Kepala OJK Perwakilan Sumatera Barat, Misran Pasaribu kepada Walikota Bukittinggi, Erman Safar yang turut dihadiri oleh Komisaris Utama, Direktur Utama dan Dewan Pengawas Syariah BPRS Jam Gadang Syariah Perseroda Buya Gusrizal Gazahar bertempat di Kantor OJK Provinsi Sumatera Barat di Jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis 3 Juni 2021.


Dalam sambutannya, Walikota Bukittinggi selaku pemegang saham pengendali PT BPRS Jam Gadang Perseroda mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisioner OJK melalui Ketua OJK Sumatera Barat dengan didapatkannya izin perubahan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Jam Gadang ini.


“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisioner OJK dengan telah dikeluarkannya izin perubahan PT BPR Jam Gadang menjadi PT BPRS Jam Gadang Perseroda, kami akan menindak lanjuti nantinya catatan–catatan yang telah disampaikan, kami akan membuatkan program dan produk–produk yang inovatif sehingga kehadiran BPR Syariah Jam Gadang ini mampu menjawab permasalahan dengan hadirnya lembaga–lembaga keuangan non bank swasta yang tak berizin, dimana mereka menguasai pasar sekarang dengan biaya yang sangat luar biasa membebani. Saya akan berperan langsung untuk menghimpun pertumbuhan nasabah, kita juga akan ekspansi menambah luasan market, tidak hanya mungkin beroperasi di Bukittinggi saja karena kita sudah syariah dan semangat kita bisa total di sini,” ujar Wako Erman Safar.


Kemudian Walikota Erman Safar juga mengungkapkan bahagianya dengan adanya Buya Gusrizal Gazahar selaku Dewan Pengawas Syariah PT BPRS Jam Gadang. “Kami juga merasa bahagia sekali dengan adanya Buya di BPRS, kalau dahulu isinya mungkin kita–kita orang yang miskin ilmu agama, sekarang ada buya yang akan menuntun kami, menuntun seluruh kegiatan dan tahapan bisnis keuangan yang akan dijalankan Pemko, sehingga nanti kita bisa selamat dunia dan akhirat, insya Allah,” ungkapnya.


Sementara itu, Direktur PT BPRS Jam Gadang Feri Irawan juga merasa bersyukur dengan telah disetujuinya oleh OJK untuk konversi dari sistem perbankan konvensional ke perbankan syariah.


“Konversi ke bank syariah ini dilakukan agar sesuai dengan syariah, karena soal riba, dan untuk mengakomodir harapan nasabah, manajemen dan pemegang saham, dimana setiap RUPS/LB beberapa tahun terakhir selalu muncul untuk menjadi bahasan. Dengan telah disetujuinya oleh OJK maka kita akan segera dan secepatnya akan memulai operasional dengan sistim perbankan syariah, semoga saja dengan konversi ini BPRS Jam Gadang bisa lebih berkembang lagi,” ujar Feri.


Pada kesempatan tersebut, Kepala OJK Perwakilan Sumatera Barat juga menyerahkan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-75/D.03/2021 tertanggal 25 Mei 2021 untuk konversi Bank Perkreditan Rakyat PT BPR Sungai Puar menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah PT BPR Sungai Puar Syariah.


(hms/yud) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update