Selisih Tunjangan Kinerja Guru Madrasah di Sumbar Segera Dicairkan
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Selisih Tunjangan Kinerja Guru Madrasah di Sumbar Segera Dicairkan

Minggu, 27 Juni 2021 | 17:25 WIB Last Updated 2021-06-27T19:55:30Z

Syamsul Arifin.

PADANG, MJNews.ID - Sabar berbuah manis, penantian berujung bahagia. Ungkapan inilah yang patut dilafazkan guru madrasah se-Sumatera Barat. 

Kementerian Agama (Kemenag) telah menyetujui usulan pembayaran selisih tunjangan kinerja (tukin) guru dan dosen yang terutang sejak 2015 hingga 2018. 

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, H. Syamsul Arifin, Jumat 25 Juni 2021, menyampaikan, sesuai instruksi Kemenag RI, agar seluruh pimpinan satuan kerja yang bertanggung jawab mempercepat pencairan anggaran ini, sesuai dengan mekanisme dan regulasi keuangan yang berlaku.

Dikatakannya, dana yang telah disiapkan untuk pembayaran selisih tukin terhutang untuk Satker di bawah Kanwil Kemenag Sumbar sebesar Rp27 miliar lebih. Dimana dari total hasil Verval BPKP. Ada 4.006 guru madrasah se-Sumbar yang akan menerima selisih tukin tersebut.

Kabid menekankan bahwa guru yang berhak menerima selisih tukin adalah PNS Kemenag, tidak termasuk Guru DPK dari instansi lainnya dan pastinya yang sudah bersertifikat dan sudah (Verval) Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Jenderal Kemenag RI.

“Untuk guru yang meninggal bisa diterima oleh ahli waris, dengan proses administrasi masing masing dimana setmingkal trakhir. Dan untuk yang beralih dari guru ke struktural maka dihitung hingga berhenti menjadi guru dengan catatan sudah di verval,” jelasnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, H. Syamsuir, mengatakan bahwa selisih tunjangan kinerja ini adalah hasil jerih payah dari para guru yang selama ini sudah mengabdi dengan sepenuh hati.

Ia mewanti-wanti kepada seluruh jajaran Kemenag bahkan kepala Madrasah, agar tidak melakukan pemotongan, atau berbentuk sumbangan apapun kepada guru.

“Saya tidak mau nanti mendengar, kepala madrasah maupun jajaran Kemenag melakukan pemotongan atau berbentuk pungutan-pungutan lainnya. Apabila ditemukan maka kita akan tindak tegas hal tersebut,” tegasnya.

Ia mengatakan, ini merupakan suatu bentuk motivasi dalam bekerja, sehingga lebih meningkatkan kwalitas hasil kerja para guru.

“Semoga ini bisa memberi motivasi dalam meningkatkan skill, produktivitas dan kualitas para guru dalam mencerdaskan anak bangsa,” harapnya.

Kabar segera cairnya selisih tukin terutang ini disambut gembira para guru madrasah. Salah seorang guru, Andi Ardiman, misalnya, mengaku senang dengan kabar akan cairnya selisih tukin ini. Mewakili guru lainnya, dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah.

“Ini sangat membantu sekali dalam meningkatkan kesejahteraan guru, jika guru sejahtera maka sangat berpengaruh sekali dalam meningkatkan semangat kerja,” ujarnya.

Ia berharap kedepannya agar pembayaran selisih tukin berjalan dengan lancar, tanpa ada kendala, dan ia harapkan untuk pimpinan agar dapat mengawasi dan mengontrol pembayaran selisih Tukin.

(rls/eds)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update