Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
48.441 628 44.295 1.108
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sumatera Barat Alami Inflasi

Kamis, 03 Juni 2021 | 15:00 WIB Last Updated 2021-06-03T08:00:00Z
Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati.

PADANG, MJNews.id - Sumatera Barat (gabungan 2 kota, Padang dan Bukittinggi) mengalami inflasi sebesar 0,19 persen pada Mei 2021 atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,37 pada April 2021 menjadi 105,57 pada Mei 2021.


Laju tahun kalender sampai Mei 2021 mengalami inflasi sebesar 0,24 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun atau Mei 2021 terhadap Mei 2020 tercatat sebesar 1,74 persen. Angka ini terbentuk dari gabungan 2 kota IHK di Sumatera Barat, yaitu Kota Padang dan Kota Bukittinggi.


“Pada Mei 2021, Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,19 persen, sedangkan di Kota Bukittinggi terjadi inflasi sebesar 0,26 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Herum Fajarwati, secara streaming, Rabu 2 Juni 2021.


Ia mengatakan, Nilai Tukar Petani (NTP) Sumbar Mei 2021 tercatat sebesar 105,73 atau naik 0,14 persen, dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 105,58 (April 2021).


“Pada Mei 2021 NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 94,83 untuk subsektor tanaman pangan (NTPP), 98,52 untuk subsektor hortikultura (NTPH), 123,42 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR), 102,36 untuk subsektor peternakan (NTPT), dan 93,97 untuk subsektor perikanan (NTPN),” tambahnya. 


Lalu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sumbar Mei 2021 sebesar 106,96. Pada Mei 2021 rata-rata harga gabah kualitas GKP di tingkat petani mengalami penurunan sebesar 0,41 persen dari Rp 5.037,11 per kg (April 2021) menjadi Rp 5.016,67 per kg (Mei 2021), dan di tingkat penggilingan mengalami penurunan sebesar 0,72 persen dari Rp 5.173,01 per kg (April 2021) menjadi Rp 5.135,69 per kg (Mei 2021). 


“Hingga saat ini tidak ada wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM),” ungkapnya.


Sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang April 2021 mencapai rata-rata 35,23 persen, mengalami penurunan 6,79 poin dibanding TPK bulan Maret 2021 yang tercatat sebesar 42,02 persen.


Sedangkan nilai ekspor yang berasal dari Sumbar April 2021 mencapai US$240,33 juta, terjadi peningkatan sebesar 0,61 persen dibanding ekspor Maret 2021. Golongan barang ekspor pada April 2021 paling besar adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$184,68 juta, diikuti oleh golongan karet dan barang dari karet sebesar US$15,70 juta.


Nilai impor Sumbar mencapai US$31,59 juta, terjadi peningkatan sebesar 8,89 persen dibanding impor Maret 2021. Golongan barang impor pada bulan April 2021 paling besar adalah bahan bakar mineral sebesar US$23,13 juta dan pupuk sebesar US$4,42 juta.


(rls) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update