Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 23 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
49.500 598 45.602 1.143
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Wagub Audy Temu Ramah Bersama Menteri KP dan Bupati/Walikota se-Sumbar

Jumat, 04 Juni 2021 | 15:25 WIB Last Updated 2021-06-04T18:02:18Z
Wagub Audy Temu Ramah Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

PADANG, MJNews.ID - Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengucapkan selamat datang kepada Menteri Kelautan Dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Sakti Wahyu Trenggono pada acara Ramah Tamah di Auditorium Gubernur, Kamis 3 Juni 2021.


Turut hadir pada malam tersebut, Anggota DPD RI Emma Yohanna, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Irsyad Syafar, Forkopimda Provinsi Sumbar, Bupati dan Walikota se Sumbar dan rombongan Pejabat Eselon I Menteri KKP RI, serta seluruh OPD di lingkup Pemprov Sumbar.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Audy Joinaldy mengucapkan syukur atas kehadiran bapak Menteri KP telah mengunjungi Provinsi Sumbar bersama rombongan selama tiga hari penuh. 


"Di hari pertama pak menteri mengunjungi bungus. Kami harap memang dukungan penuh dari pak menteri untuk wilayah bungus dengan harapan agar terus berkembang penangkapan dan pengolahan ikan bisa menjadi andalan di pelabuhan bungus," kata Wagub.


Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar siap mendorong nelayan untuk meningkatkan teknologi penangkapannya. 


"Terimaksih juga telah memberikan solusi terkait alat tangkap Bagan di atas 30 GD dengan menguji cobakan penangkapan Bagan dengan waring ukuran satu inci," ucapnya.


Selanjutnya Wagub juga mengatakan, terkait kunjungan ke kawasan konservasi penyu di Pariaman, insya Allah ke depan akan dikembangkan menjadi tempat edukasi dan kawasan wisata mangrove seperti di provinsi lain.


"Yang telah berhasil mengembangkan Kawasan penyunya menjadi daerah wisata seperti di Bali dan di Kalimantan Timur serta di Jawa Tengah," ujar Wagub.


Selain itu, Dia juga menyebutkan, hari ini telah menemani Pak Menteri pertama ke Limapuluh Kota, di sana ada potensi besar ikan-ikan dewa, ikan gariang yang bisa menjadi komoditas produk untuk Sumatera Barat.


"Pak Menteri bilang cepat kembangkan ke 100 ribu ton produksinya, kalau dihitung value nya mungkin 1 triliun, Ini bisa menggerakkan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan kedepannya. Jadi bukan ikan salmon saja yang terkenal yang termahal di dunia sebagai ikan air tawar, tetapi kita juga punya ikan gariang," sebutnya.


"Setelah itu kita pergi ke lubuk ikan larangan sebenarnya disana budaya di Sumbar tidak boleh ikannya di tangkap dan diambil sampai batas waktu yang telah disepakati dan ditentukan bersama oleh masyarakat," lanjutnya.


Kemudian ke Danau Maninjau memang kita sudah meeting maraton dengan menko Marves permasalahan yang ada di danau Maninjau. Tadi Pak Menteri KP juga memberikan solusi memang keramba-keramba itu harus diangkat supaya Danau Maninjau kembali ke sedia kala, tetapi tidak menghilangkan sumber ekonomi dari masyarakat Maninjau itu sendiri.


Disarankan oleh pak Menteri, solusinya adalah membuat seperti apa yang dilakukan di Limapuluh Kota, memindahkan apa yang ada di danau ke darat.


"Jadi tetap ekonomi masyarakat di salingka Danau Maninjau kabupaten Agam ada 9 nagari tetap maju dan berkembang," tutur Wagub.


Besok pak menteri masih ada di sini selama tiga hari berturut-turut rencana ke Pasaman Rao, yang merupakan sentra produksi air tawar terbesar di Sumbar khususnya ikan nila dan ikan emas.


Kemudian beberapa rekan eselon I Menteri KP sebagian ke Pesisir Selatan, di sana ada ikan kerapu bisa ekspor rencana akhir bulan ini sebanyak 20 ton diekspor ke Hongkong.


"Satu lagi yang belum dilihat lobster mutiara Sumbar, juga mungkin ini perlu disosialisasikan ke masyarakat dan adaptasi teknologi mungkin juga bisa dibudidayakan di Pesisir Selatan," kata Wagub.


Terakhir ia mengatakan segala arahan yang Pak Menteri sampaikan dalam kunjungan hari ini akan kami follow up untuk segala sesuatunya, semoga membawa manfaat untuk Sumatera Barat.


(Admpim Sumbar) 

loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update