ASN Berkurban Randang Kembali Digelar Pemko Payakumbuh
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

ASN Berkurban Randang Kembali Digelar Pemko Payakumbuh

Rabu, 21 Juli 2021 | 20:30 WIB Last Updated 2021-07-21T17:58:11Z

Erwin Yunaz menyembelih hewan kurban
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz bersama keluarga melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid Makmur Kelurahan Nunang Daya Bangun, Rabu 21 Juli 2021.

PAYAKUMBUH, MJNews.ID - Sukses pada pelaksanaan ASN berkurban tahun 2020 lalu, untuk yang kedua kalinya Pemko Payakumbuh kembali menggelar ASN berkurban untuk tahun ini yang diikuti 28 peserta.

Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, kepada wartawan, Rabu 21 Juli 2021, mengatakan, ASN Berkurban ini merupakan suatu gerakan sosial untuk saling peduli dalam membantu sesama. Serta sebuah pembuktian dan komitmen ASN dalam menjalani perintah Allah SWT seperti yang telah diserukan Nabi Ibrahim AS.

"Semangat ini harus tetap dipelihara dan ditingkatkan. Sehingga eksistensi ASN sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat kian dirasakan," ujarnya.

Menurutnya, begitu banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh masyarakat Kota Payakumbuh. Bahkan sampai ke beberapa provinsi di Indonesia untuk korban bencana alam dari program ASN berkurban tersebut.

Selain itu, Erwin menyebut, gerakan ASN berkurban ini tentu akan sejalan dengan branding yang tengah digaungkan sebagai City of Randang. Dengan kegiatan ASN Berkurban ini, secara tidak langsung akan memberikan dampak cukup besar bagi Kota Payakumbuh.

"Dengan membagikan rendang dari hasil kurban ini kepada masyarakat banyak, maka kita telah ikut mensosialisasikan randang Payakumbuh kepada khalayak ramai. Kita juga yakin, kalau di Indonesia kemungkinan hanya ASN Payakumbuh yang memulai acara berbagi dalam bentuk berkurban randang ini," tambahnya.

Sedangkan untuk proses marandang sendiri akan dikerjakan oleh tenaga profesional di Sentra IKM Randang milik Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerperin) dan dijamin higienis. Serta diolah dengan peralatan yang canggih dengan hasil produksi standar ekspor.

"Rendang yang diproduksi di Sentra IKM ini sudah terjamin kualitas dan mutunya, dimana telah memiliki sertifikat halal dari MUI, izin edar dari BPOM bahkan sudah memiliki izin edar Internasional," jelas Erwin.

Sementara itu, Kepala Disnakerperin Kota Payakumbuh Yunida Fatwa menyebut daging yang akan dijadikan rendang 50 persen dari total kurban yang dilaksanakan dan sisanya akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu serta petugas kebersihan.

"Karena yang akan kita jadikan rendang ini nantinya daging as maka dari itu sisanya kita berikan kepada masyarakat, dan untuk rendangnya akan diberikan kepada peserta kurban, masyarakat miskin dan dijadikan cadangan pangan untuk korban bencana alam," ucapnya.

Kadisnakerperin menjelaskan, untuk proses merendangnya akan dimulai besok pagi dimana hari ini daging akan dibawa ke Sentra IKM. Kemudian para pekerja juga akan menyiapkan bumbu-bumbu yang akan digunakan.

"Agar tahan lama pengemasannya kita gunakan alumunium foil, jadi rendangnya akan awet dan siap disalurkan kapanpun," ucapnya.

Kabag Kesra Setdako Payakumbuh Ul fakhri memambahkan, daging yang tidak dijadikan randang akan diberikan kepada masyarakat sekitar serta THL kebersihan di lingkungan Pemko Payakumbuh. "Tahun ini, untuk tenaga kebersihan kita prioritaskan pada petugas kebersihan bentor," pungkasnya.

(yud)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update