Batang Mimpi di Sikabau Meluap Rendam Puluhan Rumah, Kerugian Ratusan Jutaan Rupiah
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 4 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
74.669 14.169 58.947 1.558
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Batang Mimpi di Sikabau Meluap Rendam Puluhan Rumah, Kerugian Ratusan Jutaan Rupiah

Minggu, 11 Juli 2021 | 07:03 WIB Last Updated 2021-07-11T00:03:54Z

Batang Mimpi Meluap Rendam Puluhan Rumah
Batang Mimpi Meluap Rendam Puluhan Rumah, Minggu 11 Juli 2021 dini hari WIB. (eko)

DHARMASRAYA, MJNews.ID - Dampak hujan yang sangat lebat serta meluapnya Batang Mimpi di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada Minggu 11 Juli 2021 dini hari, puluhan rumah di daerah tersebut terendam banjir. Warga yang mengalami kebanjiran diungsikan ke tempat yang lebih aman. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa sedangkan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan, Wali Nagari Sikabau, Abdul Razak bersama Kanit Reskim Polsek Pulau Punjung IPDA Rianra Yoseptian dan anggota Polsek Pulau Punjung bersama Anggota BPBD Dharmasraya, Ketua Pemuda Sikabau Erawadi dan Kepala Jorong Kapalo Koto Darwin serta warga melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir tersebut.

Wali Nagari Sikabau Abdul Razak yang ditemui awak media di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) mengatakan, memang benar terjadi banjir di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sikabau, yang mana pada malam ini telah merendam sebanyak 20 rumah dan termasuk mushala yang dihuni sebanyak 25 kepala keluarga, Yang lebih parah, sebanyak 3 kepala keluarga diungsikan berjumlah 14 orang. Saat ini berada di rumah tetangga dan saudaranya.

Banjir kali ini diakibatkan hujan yang sangat lebat yang menyebabkan air Batang Mimpi ini meluap. Untung saja warga tahu naiknya air sungai tersebut.

"Kami selaku Pemerintah Nagari Sikabau bersama anggota Polsek Pulau Punjung dan Anggota BPBD kabupaten Dharmasaraya melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir ini hingga dini hari menjelang subuh. Dalam peristiwa sampai saat ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah," terang Abdul Razak.

Ditambahkan Abdul Razak, untuk saat ini kegiatan evakuasi terhadap barang-barang milik warga yang terdampak banjir kami hentikan sementara waktu, kami lanjutkan besok pagi, dibantu anggota yang lain. Mengingat situasi sudah dini hari, untuk keselamatan kita semua," ucap Wali Nagari Sikabau Abdul Razak.

(eko)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense



×
Berita Terbaru Update