Duet Mantan Kades, Eksekutor Bantuan Hibah Jembatan Gantung dari Swiss
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Duet Mantan Kades, Eksekutor Bantuan Hibah Jembatan Gantung dari Swiss

Jumat, 23 Juli 2021 | 01:00 WIB Last Updated 2021-07-22T18:21:27Z

Jembatan gantung bantuan hibah dari Swiss
Jembatan gantung bantuan hibah dari Swiss.

Purworejo, MJNews.ID - Mengabdi dan membangun tidak hanya saat menjabat kepala desa, setelah purna tugas pun bisa tetap mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat banyak. Tidak hanya di desanya atau di daerahnya tapi juga untuk masyarakat Jawa Tengah umumnya.

Sosok Yogo Trianto Rudito, mantan Kepala Desa Malangrejo, Kecamatan Banyurip, Kabupaten Purworejo dan M. Taufik mantan Kepala Desa Tangkisan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo adalah dua eksekutor yang telah berhasil membawa program hibah jembatan gantung di Kabupaten Purworejo.

Mereka berdua adalah Tim relawan jembatan gantung Tonni Rutiman se-Jawa Tengah dan mereka adalah mantan Kades yang pernah menjabat selama 10 tahun dan 12 tahun di desanya.

Tahun 2013 merupakan awal mereka membangun jembatan gantung bantuan hibah dari Mr Tonni Rutiman (Swiss). Desa Borowetan, Kecamatan Banyurip, Kabupaten purworejo jawa Tengah Desa yang pertama mendapat program hibah jembatan gantung di Kabupaten Purworejo.

Tidak cukup itu saja, mereka berdua terus berusaha mendapatkan program yang sama untuk desa-desa lain di Kabupaten Purworejo.

Duet Mantan Kades, Eksekutor Hibah Jembatan Gantung dari Swiss
Duet Mantan Kades, Eksekutor Hibah Jembatan Gantung dari Swiss.

Sudah belasan jembatan gantung di Kabupaten Purworejo telah berdiri megah atas perjuangan dan karya mereka berdua, diantaranya ada di Desa Borowetan, Kecamatan Banyurip, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Desa Sawangan Kecamatan Pituruh, Desa Tangkisan, Pekutan, Pucang Agung dan Jrakah Kecamatan Bayan, Desa Wirun kecamatan Kutoarjo.

Kemudian Desa Rebug dan Wonosoko di Kecamatan Kemiri. Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo, Desa Bojong Kecamatan Ngombol dan yang baru baru ini ada di Desa Popongan Banyurip menghubungkan ke Desa Semawung, Kecamatan Purworejo serta Desa Banyuasin Kembaran Kecamatan Loano.

Bahkan di Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banjarnegara sudah mereka bangun jembatan gantung yang sama.

Jembatan yang dibangun semuanya merupakan program bantuan hibah Mr Tonni Rutiman dari Swiss.

"Bagi Desa yang ingin mendapat program tidak perlu mengajukan proposal, cukup menghubungi kami dan kami akan survei lokasi, melihat kemanfaatan serta kesiapan pemerintah desa. Kalau dirasa perlu dan urgent, kami mintakan ke Mr Tonni di Swiss," ucap Yogo Trianto.

"Jembatan gantung yang kami bangun semua dikerjakan secara manual dan tenaga gotong royong masyarakat setempat," imbuhnya.

"Kewajiban desa hanya mengganti ongkos pengelasan atau fabrikasinya dan biaya angkutan dari Bogor sampai lokasi serta material lokal guna kelengkapan pembangunan jembatan Gantung dan yang lebih utama tenaga Gotong royong masyarakat," tambah M. Taufik.

"Semua material besi kami datangkan dari luar negeri, bahkan bautnya pun dari luar, diantaranya seling kita datangkan dari Swiss, pipa dari Canada dan Argentina," pungkasnya.

(fix)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update