Gubernur Mahyeldi Bersampan Temui Masyarakat V Pertemuan Pasaman
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 4 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
74.669 14.169 58.947 1.558
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Gubernur Mahyeldi Bersampan Temui Masyarakat V Pertemuan Pasaman

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:30 WIB Last Updated 2021-07-22T23:14:35Z

Gubernur Mahyeldi Bersampan Temui Masyarakat Lima Partamuan
Gubernur Mahyeldi Bersampan Temui Masyarakat V Pertemuan, Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu 21 Juli 2021. (humas)

PASAMAN, MJNews.ID - Kunjungan Kerja Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bersama rombongan disambut hangat dan antusias masyarakat V Pertemuan. Walaupun bersampan lebih dari 3 jam melawan arus dari Muaro menuju Jorong V Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo. Airnya yang cukup deras tapi dangkal membuat turun naik kapal beberapa kali sampai ke tujuan. 

"Suasana alam yang masih terjaga keasriannya dengan suasana airnya yang jernih dan menyejukan. Derasnya gemercik air memberikan suatu keindahan alam yang tiada taranya, pentingnya bagi setiap kita untuk menjaga keasrian lingkungan alam sebagai rasa syukur kita akan rahmatNya," ungkap Gubernur Mahyeldi di sela-sela kunjungan kerja ke Jorong V Pertemuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Rabu 21 Juli 2021.

Gubernur Sumbar juga katakan, kunjungan kerja ini bagian upaya mendekatkan pelayanan pemerintahan dalam meningkatkan pembangunan daerah yang selama ini masih terisolir jauh dari kemajuan pembangunan.

"Dari data yang ada Jorong V Pertemuan memiliki potensi besar dalam produk gambir, minyak sereh wangi, minyak asiri, karet. Dan ada 175 kepala keluarga yang ada di perkampungan tersebut," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga katakan, dilihat dari kondisinya infrastruktur jalan menjadi kendala pertama dalam meningkatkan kemajuan potensi daerah belum lagi soal infrastruktur pelayanan dasar. 

"Kunjungan kerja ini bagian dari upaya mengetahui kesulitan masyarakat di daerah terisolir dan melihat dari dekat potensi daerah untuk menentukan hal-hal penting dalam menetapkan kebijakan pembangunan daerah," katanya.

Ramlan seorang warga Jorong V Pertemuan mengatakan, jika kondisi air dalam biasa transportasi lewat sanpan hanya akan memakan wakru hanya 1 jam lebih cepat daripada lewat darat dengan motocross bisa mencapai sekitar 2 jam-an yang dari Muara Sungai Lolo - Jorong V Pertemuan 28 km karena turun naik bukit terjal. 

"Saat ini kondisi Sungai Lolo agak sedikit kurang, karena beberapa hari ini kondisi tidak hujan. Wajar saja lewat kapal yang dimuat 4-5 orang penumpang turun naik karena sampan kandas di antara batu sungai. Bisa jika air dalam sanpan bisa membawa penumpang 10 orang," ujarnya. 

Ramlan juga katakan, Jorong V Pertemuan memiliki 3 suku secara garis besar, suku piliang, suku patapang dan suku melayu. Namun suku piliang juga terbagi tiga dalam kaumnya dengan masing-masing datuk penghulu.

"Jorong V Pertemuan ini merupakan salah satu jorong yang ada di Nagari Muaro Sungai Lolo. Jorong pertemuan ini disebut karena tempat bertemunya dua sungai yang menyatukan Sungai Lolo," pungkasnya.

(Adpim Sumbar)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense



×
Berita Terbaru Update