Kapolri Listyo Sigit Apresiasi Peran LDII Ciptakan Herd Immunity
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 4 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
74.669 14.169 58.947 1.558
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Kapolri Listyo Sigit Apresiasi Peran LDII Ciptakan Herd Immunity

Rabu, 14 Juli 2021 | 17:30 WIB Last Updated 2021-07-14T20:18:08Z

pelaksanaan vaksinasi di padepokan ASAD Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Jakarta Timur
Ketua DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso mendampingi Panglima TNI dan Kapolri saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di padepokan ASAD Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Jakarta Timur Jakarta. (ist)

Jakarta, MJNews.ID - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Jakarta yang berperan besar dalam menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok dengan menyukseskan program vak sinasi nasional Covid-19.

Hal tersebut berpengaruh besar untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity yang memerlukan kerja sama semua pihak.

"Ini kedua kalinya kami ke sini. Terima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini," kata Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali meninjau lokasi vaksinasi di Padepokan Pencak Silat Persinas ASAD, Pondok Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur pada Selasa 13 Juli 2021.

Pada kesempatan tersebut, TNI-Polri juga memberikan bantuan sembako beras sebanyak 10 ton untuk Ponpes Minhaajurrosyidiin.

"Ini adalah perintah Presiden untuk terus membagikan kepada masyarakat. Kami bersama-sama orang yang melawan pandemi," ujar Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali mengingatkan, target pemerintah dalam program vaksinasi nasional meningkat jadi 2 juta orang per harinya.

Ia optimistis dengan lokasi Padepokan ASAD dan kerja sama yang baik antara LDII, Ponpes Minhajurrosyiddin, Puskesmas Cipayung, dan TNI-Polri, target bisa terwujud.

"Tempat ini sesuai karena sirkulasinya bagus, terbuka dan lapangan luas. Kami berikan motivasi kepada panitia, dengan hadir ke sini melakukan peninjauan kegiatan. Seandainya target ke depan ditambahkan 2 sampai 3 juta orang, kami akan menambahkan kembali jumlah tenaga kesehatan," ujarnya.

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri disambut Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan Ketua Ponpes Minhajurrosyiddin KH Muhammad Asy'ari Akbar. Vaksinasi kali ini dikhususkan untuk peserta usia 12 tahun ke atas.

"Selain membangun karakter generasi penerus sebagai pribadi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri, sekaligus pencetak juru dakwah, pondok pesantren kami memiliki tugas pengabdian masyarakat," kata KH Muhammad Asy'a ri Akbar yang juga alumni Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan perkembangan pelaksanaan vaksin yang sudah dilakukan Puskesmas Cipayung bekerja sama dengan LDII dan Ponpes Minhaajurrosyidiin.

"Vaksinasi ini dimulai tanggal 14 Juni 2021, dengan peserta para santri dan warga di sekitar pesantren. Setelah kami berkoordinasi dengan pimpinan kecamatan, tempatnya memungkinkan untuk dilakukan secara berkelanjutan. Selama masih dibutuhkan kami siap membantu," ujar Chriswanto.

Terkait kerja sama dengan TNI-Polri, LDII telah menggelar vaksinasi di berbagai wilayah.

"Kami sekarang sudah berkoordinasi dengan jajaran Pangdam dan Polda. Saat ini DPW Sulsel sudah bekerja sama dengan Kodam Hasanuddin. Sementara DPW Kalbar sudah bekerjasama dengan Polda," kata Chriswanto.

Menurutnya, DPP LDII terus memetakan daerah-daerah yang memungkinkan kerja sama antara Polda dan Kodam di selu ruh wilayah Indonesia.

"LDII siap membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dengan menargetkan anak usia 12-18 tahun. Setiap harinya, kami melayani sebanyak 2000 anak," kata dia.

"Selama vaksin masih ada, kami anjurkan anak-anak bisa vaksin di Ponpes Minhajurosyidin. Vaksinasi anak ini sebagai bentuk kerjasama LDII dengan TNI-Polri serta Dinkes DKI," paparnya.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso berterimakasih atas bantuan beras tersebut. Ia menegaskan komitmen LDII membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Meski kontribusi kami yang kecil secara nasional, tapi kami ingin berkelanjutan sebagai upaya kami membantu pemerintah mencapai target vaksinasi 1 juta per hari dari target pemerintah," pungkas Chriswanto.

Sementara Ketua DPW LDII Sumbar mengatakan untuk di Sumatera Barat warga LDII terus berupaya menyukseskan program pemerintah dalam menciptakan herd immunity salah satunya dengan vaksin.

"TNI Polri sudah menggelar vaksinasi gratis ditambah ada gerai vaksin yang memudahkan warga LDII di Sumbar mendapatkan vaksin. Kita mendukung program pemerintah dalam menghadapi situasi pandemi ini," kata dia.

Sosialisasi terus dilakukan terkait protokol kesehatan serta mengimbau selalu bersyukur dan sabar terkait situasi PPKM Darurat yang terjadi di tiga daerah di Sumbar yakni Kota Padang, Kota Padang Panjang dan Bukittinggi.

"Dengan adanya pembatasan, kita mengimbau warga LDII Sumbar untuk patuh dan taat untuk keselamatan manusia yang lebih banyak dengan menerapkan prokes, vaksinasi dan mematuhi PPKM Darurat di daerah tersebut," kata dia.

(bim)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense



×
Berita Terbaru Update