Penanganan Covid-19 Tak Cukup Hanya dengan 5M
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 29 Juli 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
69.110 11.769 55.875 1.466
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Penanganan Covid-19 Tak Cukup Hanya dengan 5M

Jumat, 02 Juli 2021 | 17:00 WIB Last Updated 2021-07-02T10:00:00Z

Dinas Kesehatan Padang Panjang kembali melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat yang belum sempat menerima vaksin di Kantor Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Jumat 2 Juli 2021. (kominfo)

PADANG PANJANG, MJNews.ID - Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak cukup dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M saja. Vaksinasi dirasa perlu dalam penanganan Covid-19, terutama dalam pemulihan ekonomi. Hal ini sejalan dengan program pemerintahan pusat dalam menargetkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat menerima suntikan vaksin Covid-19. 

Hal itu dikatakan Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si saat memimpin rapat tindak lanjut perkembangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kecamatan dan kelurahan, Kamis 1 Juli 2021, di Ruangan VIP Balaikota.

“Perlu dilakukan langkah-langkah percepatan dalam melaksanakan vaksinasi. Sasaran pertama untuk vaksinasi ini di antaranya para petugas pelayanan publik seperti ASN, THL, TNI, Polri, sampai ke guru dan lainnya,” ujarnya.

Sonny juga mengatakan, mulai hari ini sasaran vaksinasi berikutnya adalah masyarakat umum, dengan menyediakan titik-titik tempat pelaksanaan vaksinasi di setiap kelurahan. Pemko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah berkoordinasi dengan Polres dalam hal pengamanan pelaksanaan vaksinasi. 

Selain itu, Sonny juga mengimbau kepada seluruh camat dan lurah untuk dapat mengajak semua warganya melakukan vaksinasi Covid-19. 

Sementara itu, Kepala Dinkes, Drs. Nuryanuwar, Apt, MM, M.Kes mengungkapkan, realisasi vaksinasi tahap 1 tenaga kesehatan mencapai sebesar 115,60%. Sedangkan untuk tahap 2 yang diikuti petugas publik, TNI, Polri, ASN, BUMN dan BUMD mencapai sebesar 70,741%. Sementara untuk lansia dengan target 4.882 orang, hanya 355 orang atau 7,27% yang sudah melaksanakan vaksin.

“Untuk target nasional, angka ini sudah masuk high ability (pencapaian yang tinggi-red). Angka ability nasional sebesar 70% dari total masyarakat, sehingga kekebalan kelompok itu sudah terjadi,” jelasnya.

Turut hadir dalam rapat ini, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Martoni, S.Sos, M.Si, Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol, Ir. Zulheri, M.M, Sekretaris Dinas Kominfo, Busmar Chandra, S.Kom, serta camat dan lurah se-Kota Padang Panjang.

Vaksinasi di Kominfo
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat yang belum sempat menerima vaksin, beberapa bulan lalu.

Bertempat di Kantor Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Jumat 2 Juli 2021, pelaksanaan vaksinasi diikuti sebanyak 25 orang.

“Mereka terdiri dari ASN Kominfo lima orang, pegawai AB Mart (dua orang), masyarakat umum (12 orang) dan lansia (satu orang) untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama. Sedangkan untuk vaksin tahap kedua ada sebanyak lima orang,” kata Kepala Dinkes, Drs. Nuryanuwar, Apt, MM, M.Kes kepada Kominfo.

Lebih lanjut Nuryanuwar menjelaskan, masyarakat yang akan menerima suntikan vaksin tersebut juga melakukan proses screening terlebih dahulu. Kalau kondisi tubuhnya fit dan tidak mengidap komorbid, baru diberikan vaksin.

“Masyarakat yang datang terlihat cukup antusias untuk divaksinasi Covid-19. Mereka juga terlihat sehat, bugar,” ucapnya.

Ditambahkannya, untuk vaksinasi bagi ASN akan terus dilaksanakan dan ditargetkan semuanya menerima vaksin. Dia berharap, semua ASN yang tidak terkendala karena masalah kesehatan, bisa dapat divaksinasi secara menyeluruh.

Nuryanuwar juga menyampaikan, bagi ASN yang belum melakukan vaksinasi karena ada kendala kesehatan atau sedang melakukan perjalanan dinas, bisa melakukan vaksinasi susulan di puskesmas yang menjadi fasilitator vaksinasi. Atau juga bisa menyusul di tempat-tempat atau instansi yang masih melakukan vaksinasi. 

“Untuk masyarakat yang ingin divaksin juga bisa datang ke tempat-tempat atau fasilitas umum yang menyediakan pelayanan vaksinasi gratis seperti puskesmas dan instansi terkait lainnya. Jangan takut untuk divaksin, karena ini untuk kebaikan kita semua dan jangan juga mudah termakan dengan berita-berita hoax terkait vaksin Covid-19 ini,” imbaunya.

(mutia)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update