Salut! Polres Kebumen Sisihkan Uang Saku untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Salut! Polres Kebumen Sisihkan Uang Saku untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Rabu, 14 Juli 2021 | 17:00 WIB Last Updated 2021-07-14T10:26:01Z

Polres Kebumen Sisihkan Uang Saku untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Polres Kebumen Sisihkan Uang Saku untuk Masyarakat Terdampak Covid-19.

KEBUMEN, MJNews.ID - Polres Kebumen terus melakukan penggalangan dana, untuk membantu meringankan beban masyarakat Kebumen yang terdampak dari Pandemi Covid-19.

Penggalangan dana berasal dari personel Polres Kebumen, yang disisihkan saat apel pagi rutin di halaman Mapolres. 

Dijelaskan Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo, penggalangan dana merupakan aksi peduli serta apresiasi kepada warga yang telah tertib di masa PPKM Darurat.

"Alhamdulillah, kami bersama-sama bersatu, serentak, menghimpun bantuan menyisihkan sebagian rejekinya atau gajinya untuk dikumpulkan dan diberikan kepada warga masyarakat," jelas Kompol Edi Wibowo, Rabu 14 Juli 2021.

Uang yang terkumpul nantinya akan disalurkan dalam kegiatan bantuan sosial yang rutin digelar Polres Kebumen pada setiap harinya. 

Bantuan yang disalurkan bisa berupa uang tunai, ataupun dalam bentuk Sembako. 

Dari hasil pantauan yang dilakukan oleh Polres Kebumen, masyarakat Kebumen termasuk patuh terhadap kebijakan pemerintah mulai dari Gerakan Kebumen di Rumah Saja, ataupun kegiatan penyekatan yang masih berlangsung. 

"Kami ucapkan terimakasih, kepada warga masyarakat yang telah tertib, membantu Polri untuk manut, apa yang menjadi kebijakan pemerintah," ungkap Wakapolres Kebumen. 

Menurut Wakapolres, saat ini semua wajib kompak dan saling mendukung untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Kompak bersama menerapkan Prokes 5M dan kompak patuh terhadap kebijakan pemerintah.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membagikan informasi yang belum tentu kebenaran tentang Covid 19, karena informasi itu bisa menimbulkan keresahan.

(Koim)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update