PPKM Darurat, Pajak Usaha dan Retribusi Dihapus, Sewa Kios Pasar Pusat Dipotong Hingga 75 Persen
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

PPKM Darurat, Pajak Usaha dan Retribusi Dihapus, Sewa Kios Pasar Pusat Dipotong Hingga 75 Persen

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:45 WIB Last Updated 2021-07-14T10:16:41Z

Dr. Winarno, ME
Dr. Winarno, ME.

PADANG PANJANG, MJNews.ID - Menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditetapkan pemerintah pusat, Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 126, 127 dan 128. SK tersebut terkait keringanan kepada pelaku usaha yang secara langsung terdampak.


Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Dr. Winarno, ME menjawab MJNews.ID, di ruang kerjanya, Selasa 13 Juli 2021, mengatakan, yang tertuang dalam SK Nomor 126 Tahun 2021 yaitu tentang penghapusan pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan pajak parkir mulai tanggal 12 Juli s/d 12 Agustus 2021.


Kemudian, tentang besaran sewa kios Pasar Pusat, pada intinya memberikan pengurangan 75% untuk masa 1 Juli s/d 31 Agustus 2021 pada SK Nomor 127. Lalu, di SK Nomor 128 tentang penghapusan retribusi pelayanan persampahan pada pedagang kaki lima dan retribusi pelayanan pasar pada pelataran kawasan pasar kuliner malam yang berlaku mulai 12 Juli s/d 12 September 2021.


"Pemerintah Kota Padang Panjang mengeluarkan kebijakan memberikan stimulus untuk wajib pajak dan retribusi daerah menyusul diberlakukannya PPKM Darurat. Stimulus ini untuk memberi keringanan kepada pelaku usaha yang secara langsung terdampak," katanya.


Melalui kebijakan tersebut, lanjut Winarno, diharapkan dapat sedikit mengurangi beban masyarakat sebagai konsumen dan pengusaha di masa pemberlakuan PPKM ini.


(mutia) 

loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update