Sumbar Butuh 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Lagi
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 29 Juli 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
69.110 11.769 55.875 1.466
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sumbar Butuh 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Lagi

Kamis, 15 Juli 2021 | 02:39 WIB Last Updated 2021-07-14T19:39:56Z

tinjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 1 Batang Anai
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMPN 1 Batang Anai, Rabu 14 Juli 2021. (humas)

PADANG PARIAMAN, MJNews.ID - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansarullah bersama Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur ikuti pencanangan vaksinasi massal untuk pelajar oleh Presiden secara virtual di SMPN 1 Batang Anai, Rabu 14 Juli 2021.
 
Sementara Wakil Gubernur Audy Joinaldy bersama Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmang mengikuti program Indonesia Sehat Indonesia Hebat tersebut di SMAN 1 Batang Anai. 

Sebagaimana dilaporkan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN), Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, program vaksinasi untuk pelajar dilaksanakan di 14 episentrum provinsi pada 15 kabupaten kota se-Indonesia.

“Vaksin ini akan diberikan sebanyak 15 ribu untuk pelajar SMP, 15 ribu untuk siswa SMA dan 20 ribu untuk masyarakat dengan tetap mempedomani standar prokes. Vaksin ini diberikan kepada siswa, khusus yang berumur 12-18 tahun yang merupakan generasi penerus dan tulang punggung bangsa dan negara ke depan,” ungkapnya.

Sekaitan kegiatan tersebut, Bupati Suhatri Bur menyampaikan, Padang Pariaman mendapatkan jatah 3 ribu vaksin. Seribu buat pelajar SMP, seribu siswa SMA dan seribu lagi untuk masyarakat umum.

Program vaksinasi tersebut, kata Suhatri Bur, rencananya akan dilaksanakan di seluruh sekolah. 

Bagaimana pelaksanaannya, akan dikoordinasikan oleh pihak Dinas Pendididikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan dengan seluruh kepala sekolah yang ada. 

Menurut Suhatri Bur, masyarakat masyarakat Padang Pariaman cukup antusias menerima vaksin. Namun, dia pun mengakui, masih ada yang tidak mau divaksin karena terpengaruh berita hoax. 

“Terkait hal itu, pemerintah Kabupaten Padang Pariaman beserta jajarannya kini terus mensosialisasikan tentang pentingnya vaksin untuk keselamatan diri pribadi dan masyarakat banyak,” ulas Bupati Suhatri Bur. 

Persediaan Menipis
Sementara Gubernur Mahyeldi, kepada wartawan menyebutkan, vaksin yang telah dialokasikan pemerintah pusat untuk Sumatera Barat sekarang tinggal lima persen. Sebanyak 90 persen sudah diberikan kepada masyarakat. 

Terkait telah menipisnya persediaan vaksin, aku Mahyeldi, pihaknya telah menyurati kementerian kesehatan. 

“Kita minta sejuta dosis lagi,” ujarnya.

(rls/sul)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update