Walikota Payakumbuh Canangkan Pupuk Organik NPK Taniku
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Walikota Payakumbuh Canangkan Pupuk Organik NPK Taniku

Kamis, 22 Juli 2021 | 06:00 WIB Last Updated 2021-07-21T23:00:00Z

Walikota Payakumbuh Canangkan Pupuk Organik NPK Taniku
Walikota Payakumbuh Canangkan Pupuk Organik NPK Taniku di Padang Kaduduak.

PAYAKUMBUH, MJNews.ID - Pupuk menjadi kebutuhan pokok bagi petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen termasuk jagung. Pupuk buatan bahkan menjadi barang langka saat ini, karena untuk mendapatkannya sangat susah dan harga juga mahal.

Untuk itu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi melakukan pencanangan pupuk organik NPK Taniku di lahan tanaman jagung Kawasan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu 21 Juli 2021.

Dalam pencanangan itu, Riza dampingi Kadis Pertanian Depi Sastra, Sekdis Kominfo Dasril, Kabid TPA Dinas Pertanian Rozi beserta staf. 

Wako pada kesempatan itu memaparkan, pupuk organik NPK Taniku ini adalah pupuk asal Jepang yang distributornya berada di Kota Padang. Pupuk organik ini, meskipun masih tahap uji coba, namun penggunaannya sudah dimanfaatkan di beberapa tempat seperti di Sawah Padang dan Bukit Sitabur di lahan yang dikelola UPTD.

"Dengan dilakukan pencanangan pupuk organik ini. Semoga nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat. Setelah kita distribusikan kepada masyarakat khususnya petani jagung, semoga nantinya petani kita dapat merasakan peningkatan hasil panen jagungnya dan juga kita harapkan tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid--19 ini," ujarnya.

Selain itu, walikota juga menyempatkan untuk melakukan gotong royong dan penanaman pohon di sekitar lokasi pencanangan. Riza Falepi menyebut lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang selalu terawat.

"Kita selalu memberi contoh baik bagi masyarakat, agar selalu menjaga kebersihan dan merawat lingkungan sekitar," tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Depi Sastra menjelaskan, untuk pengaplikasian pupuk organik ini pada jagung cukup dua kali dalam masa tanam hingga panen. Satu kali masa tanam hingga panen jagung membutuhkan waktu sekitar 3,5 bulan.

"Pupuk diberikan setelah usia jagung masuk satu bulan, kemudian setelah itu usia 2 bulan lebih kembali diberikan, itu sudah cukup," ucapnya.

(yud)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update