Workshop Pengembangan Homestay Sebagai UMKM Pendukung Destinasi Wisata di Bukittinggi
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 3 Agustus 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
73.727 13.899 58.286 1.542
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Workshop Pengembangan Homestay Sebagai UMKM Pendukung Destinasi Wisata di Bukittinggi

Minggu, 04 Juli 2021 | 17:45 WIB Last Updated 2021-07-04T19:50:16Z

Workshop Pengembangan Homestay Sebagai UMKM Pendukung Destinasi Wisata di Bukittinggi. (humas)

Bukittinggi, MJNews.ID - Walikota Bukittinggi, Erman Safar membuka secara resmi Workshop bertemakan Pengembangan Homestay sebagai UMKM Pendukung Destinasi Wisata bertempat di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Jum’at 2 Juli 2021.

Workshop yang diikuti oleh pemilik homestay se Sumatera Barat ini digelar oleh Pengurus Asosiasi Homestay Bukittinggi dengan menghadirkan pembicara utama anggota DPR RI, Hj. Nevi Zuairina.

Walikota memberikan apresiasi kepada para pemilik homestay, dikatakan dimana penginapan merupakan salah satu kekuatan yang mendukung pariwisata, dengan keberadaan homestay sangat membantu dunia kepariwisataan dalam penyediaan fasilitas untuk kebutuhan para pengunjung.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pengusaha homestay, dengan keberadaan homestay telah membantu pemerintah dalam penyediaan fasilitas guna menunjang kebutuhan para pengunjung. Hari ini ada 75 homestay di Bukittinggi, dan ada lebih kurang 2200 kamar hotel di luar homestay, dan ini belum cukup untuk fasilitas pengunjung pariwisata. Untuk itu, diminta kepada pemilik homestay kiranya untuk dapat menambah unit bisnisnya dengan menambah jumlah homestay dibeberapa tempat dan kita akan bicarakan dengan instansi terkait mengupayakan bagaimana bisa membangun kawasan homestay di Bukittinggi dengan satu kawasan dimana sarana dan prasarananya bersama, lalu unit–unitnya dimiliki oleh para pengusaha homestay, dan mudah–mudahan bisa meningkatkan bisnis homestay dan ini juga bisa menjadi peluang bisnis dimasa pensiun bagi ASN,” sebut Walikota.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Erman Safar juga memberikan trik khusus berdasarkan pengalaman kepada pengusaha homestay untuk meningkatkan nilai tambah produk dan meningkatkan nilai jual homestay serta tekhnik promosi dan pelayanan.

Di samping itu juga dikatakan bahwa pemerintah akan mengupayakan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bukittinggi dengan memperkuat dan mempertegas konsep apa yang menjadi generator membuat orang untuk datang ke Bukittinggi.

“Kami akan berkomitmen, kita mencoba untuk meramu program–program pemerintahan bagaimana kunjungan wisatawan lebih meningkat dari tahun ini, lalu juga keberadaan UMKM, produk local dan kuliner juga akan dipertegas dan diperkuat konsepnya sehingga nantinya akan menjadi nilai tambah kota Bukittingi,” ungkap Wako Erman Safar.

Sementara itu, DR. Sukmareni selaku ketua panitia mengatakan bahwa munculnya ide untuk mengadakan workshop ini adalah hasil diskusi bersama pelaku pariwisata sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dalam rangka menunjang pengembangan wisata daerah.

“Kegiatan yang dilakukan ini tujuannya adalah untuk meningkatkan atau membantu mengembangkan pengelolaan homestay sebagai salah satu UMKM pendukung destinasi wisata di daerah dengan peserta pengelola homestay se Sumatera Barat,” ungkapnya.

Pada acara pembukaan tersebut juga terlihat dihadiri oleh Kepala Dinas Parpora Bukittinggi, Supadria, Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi, Yuliarti Bachtiar, Ketua PHSB Kamsri Benty dan CEO IkoMart Nico Versander Komanyo.

(jef)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update