Di Bawah Komando Yulius Kaisar, Gerindra Mulai Kuatkan Pondasi Partai
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Di Bawah Komando Yulius Kaisar, Gerindra Mulai Kuatkan Pondasi Partai

Senin, 16 Agustus 2021 | 14:30 WIB Last Updated 2021-08-16T07:30:28Z


Pengurus Gerindra Kota Padang Panjang
Pengurus Gerindra Kota Padang Panjang.

Padang Panjang, MJNews.ID - Pasca menerima SK ketua baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Padang Panjang kepada Yulius Kaisar dua pekan lalu, DPC Partai Gerinda tancap gas dengan melakukan konsolidasi mendasar pada seluruh elemen partai mulai tingkat cabang maupun tingkat ranting.

Hal tersebut, dikatakan Yulius Kaisar usai mendengarkan pidato kenegaraan di gedung DPRD Kampung Jambak Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Senin 16 Agustus 2021 pagi.

“Usai menerima tanggung jawab jabatan ini, kami akan langsung memimpin seluruh pengurus untuk menyusun program kerja. Baik jangka panjang maupun jangka pendek. Untuk jangka panjang, kami akan melaksanakan hasil evaluasi untuk menghadapi pilek tahun 2023," katanya.

Terkait program kerja jangka pendek, pihaknya akan segera memunculkan embrio-embrio kader milineal. Embrio-embrio ini akan dimunculkan di setiap ranting di seluruh Kota Padang Panjang. Strategi inilah yang digunakan untuk menunjang program kerja jangka panjang tersebut.

”Evaluasi mendasar selalu kami lakukan. Strategi-strategi akan kami rancang untuk memenangkan Pilek. Baru kita, bicara tentang Pilkada. Artinya, hasil Pileg 2023 merupakan jalan untuk menuju Pilkada 2024. Jadi, hasil Pileg 2023 jadi jaminan dalam menyongsong Pilkada," terang Yulius Kaisar.

Lebih jauh, Sang Ketua mengatakan bahwa saat ini pihaknya melakukan gebrakan dengan mencoba memasang kader-kader milenial sebagai ujung tombak partai. Sebab, menurutnya, energi-energi milenial dirasa bisa menjadi jawaban untuk tantangan politik ke depan.

”Saya kira, kalau ketua dari kaum tua kan sudah sering. Makanya kita coba mengubahnya dengan menggunakan energi-energi kaum milenial,” terangnya.

Dia menambahkan, gebrakan lain yang dilakukan adalah mengubah strategi yang sebelumnya bersifat top-down. Kini menjadi bottom-up atau gerakan dari tataran paling bawah. Yakni melalui pembentukan embrio-embrio tersebut.

”Jika dulu Gerindra terkenal dengan sifatnya yang dari atas ke bawah, kini strategi itu diubah menjadi sebaliknya. Ketatnya, persaingan perpolitikan. Sangat dirasakan, oleh partai politik manapun. Untuk itu, selaku orang yang diberi amanah mengnakhodai partai ini. Pihaknya, akan bekerja sama dengan seluruh elemen partai mulai dari cabang hingga tingkat terendah ranting," terangnya.

Yang jelas, dengan UU baru Pemilu calon akan ikut di Pilpres mempedomani hasil Pileg 2024. Artinya, hasil Pileg Maret 2024 jadi penentu Pilpres November 2024. 

"Target realistis di Pileg 2024 setidaknya 4 kursi DPRD untuk memuluskan langkah kita bisa berkompetisi pada Pilpres nanti. Kini, kita akan persiapkan figur-figur potensi guna menghadang Pileg 2024. Memang tidak gampang, tapi setidaknya peluang kita sama dengan parpol lain. Dimana, semua partai berangkat mulai dari nol kilometer," terang Yulius Kaisar.

(mutia)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update