Diskominfotik Sumbar Gelar Rakor Pemanfaatan Aplikasi Berbagi Pakai
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Diskominfotik Sumbar Gelar Rakor Pemanfaatan Aplikasi Berbagi Pakai

Jumat, 27 Agustus 2021 | 14:00 WIB Last Updated 2021-08-27T07:00:00Z


Rakor Pemanfaatan Aplikasi Berbagi Pakai
Rakor Pemanfaatan Aplikasi Berbagi Pakai. (kominfotik)

PADANG, MJNews.ID - Dalam rangka menjadikan pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) lebih terarah dengan dukungan manajemen dan data yang komplek, 19 kabupaten/kota di Sumbar sepakat melakukan pengumpulan data pariwisata sekaligus membangun satu aplikasi tentang pariwisata Sumbar yang terintegrasi.

Hal tersebut menjadi rekomendasi yang disepakati bersama oleh Dinas Kominfo dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumbar, dalam rapat koordinasi tentang Pemanfaataan Aplikasi Berbagi Pakai di Sumbar di Mulia Room, Hotel Grand Zuri, Padang, Kamis 26 Agustus 2021.

Rakor yang menghadirkan Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Sumbar ini dibuka secara resmi oleh Kadis Kominfotik Sumbar, Jasman Dt. Bandaro Bendang sekaligus menjadi narasumber tentang Pemanfaatan Aplikasi Berbagi di Sumbar.

Dalam sambutannya, Jasman menyampaikan persoalan diantaranya sistem berbasis elektronik dalam penyelenggaraan pemerintahan di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini belum terintegrasi dengan baik. 

Selain dapat menimbulkan kerugian dalam bentuk inefisiensi. Permasalahan ini juga dapat menyulitkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik. 

Berangkat dari berbagai persoalan tersebut, menurut Jasman, diperlukan kerjasama Kabupaten/Kota khususnya Kominfo untuk dapat menjalankan kerjasama dalam berbagi data demi keberlangsungan IT di Sumbar. 

Hal itu juga selaras dengan visi SPBE, yakni terwujudnya sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi. Sehingga tidak lagi ditemui kesulitan dalam pengurusan administrasi negara.

"Pada rapat koordinasi ini, kita akan mengintegrasikan aplikasi melalui data kepariwisataan. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah menjadikan pariwisata Sumbar lebih terarah dan memiliki manajemen serta data yang kompleks," ujar Jasman.

"Semoga melalui rakor ini, kita dapat menghasilkan rumusan-rumusan kebijakan yang menjadi solusi dan langkah strategis bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah," tutup Jasman.

Selain dua nota kesepakatan tentang pariwisatabyang sudah disebut diawal, disepakati pula bahwa akhir tahun 2021 ini, ditaretkan Sumbar sudah punya Data Bersama. Sehingga seluruh kabupaten dan kota harus melakukan proses entri data.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Kabid Aptika Diskominfotik Sumbar, Lizda Handayani ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo, Dr. Hasyim Gautama, menyampaikan tentang Kebijakan Berbagi Pakai Aplikasi dan Andi Yuniantiro dari Inixindo Yogyakarta tentang implementasi layanan terpadu sinergi lintas kabupaten kota di Sumbar.

(mmc)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update