FK Unand Adakan Workshop Seri 1 Mitigasi Gempa
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

FK Unand Adakan Workshop Seri 1 Mitigasi Gempa

Senin, 16 Agustus 2021 | 03:00 WIB Last Updated 2021-08-15T20:00:00Z


Tommy Susanto
Direktur Eksekutif Kogami Sumbar, Tommy Susanto nara sumber workshop seri 1 bertajuk ‘Mitigasi Gempa dan Tsunami dengan Metode Flipped Class dan Online Class bagi Organisasi Wanita di Sumatera Barat’, Sabtu 14 Agustus 2021. (ist)

PADANG, MJNews.ID - Bagian Pendidikan Kedokteran (BPK) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) mengadakan workshop seri 1 bertajuk ‘Mitigasi Gempa dan Tsunami dengan Metode Flipped Class dan Online Class bagi Organisasi Wanita di Sumatera Barat’, Sabtu 14 Agustus 2021.

Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangkaian dies natalies FK Unand ke-66 yang bertema ‘Tetap Optimis dan Konsisten menuju FK UNAND yang Terkemuka dan Bermartabat di Masa Pandemi Covid-19’.

Kegiatan diawali sambutan Ketua panitia, dr. Laila Isrona, M.Sc sekaligus sebagai Ketua BPK. Ia menyampaikan kegiatan ini tadinya hanya untuk organisasi wanita diperluas menajdi untuk umum mengingat banyaknya permintaan untuk ikut serta dan jangkauan platform yang luas.

Seri workshop ini akan berlanjut dua minggu yang akan datang dengan fokus kegiatan pada P3K saat bencana serta bantuan kesehatan mental bagi korban bencana (psychological aid).

“Tujuan workshop ini adalah mengingatkan kembali masyarakat khususnya para ibu dengan kondisi daerah kita yang berada di garis patahan lempeng-lempeng daratan dunia,” ucapnya.

Acara dibuka Dekan FK Unand Afriwardi melalui platform zoom meeting.

“Dengan adanya seri 1 workshop semoga dapat dilaksanakan pada seri berikutnya dengan lebih menarik dan berkelanjutan dan workshop kali ini adalah salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi yang ibarat Tungku Tigo Sejarangan yang tidak dapat dipisahkan, dimana penelitian dengan pengabdian, penelitian dengan pendidikan serta kaitan erat pengabdian dengan pendidikan,” jelasnya.

Puncak acara berlangsung saat pemaparan dua narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi yakni Dr. Eng. Junaidi, dosen Jurusan Teknik Sipil Unand dan Tommy Susanto, S.T., Dir. Eksekutif dari Komunitas Siaga Bencana (KOGAMI) Sumbar.

Pembicara pertama menyampaikan tentang apa dan mengapa terjadi gempa dan tsunami. Penggunaan bahasa yang sederhana memperjelas pengertian dari dua kondisi di atas. Sehingga peserta mendapat pemahaman yang mendalam tentang terjadinya kedua bencana ini. Beliau juga menceritakan pengalamannya sewaktu tinggal di Jepang. 

Simulasi gemapa dan tsunami menjadi kegiatan rutin bagi sekolah, masyarakat di level kelurahan dan kecamatan.

Sementara itu, Tommy Susanto mempresentasikan tentang daerah-daerah gempa di Sumatera Barat dan penyelamatan yang harus dilakukan tidak hanya bagi individu, namun juga keluarga dengan penyiapan tas SIBAD, kesepakatan bagi keluarga, sekolah kantor, dan daerah publik mengenai tempat evakuasi serta petunjuk rute evakuasi dan banyak lagi persiapan lainnya.

Persiapan ini tentu tidak lepas dari peran pemerintah dalam mempersiapkan dengan baik, terencana serta terkoordinir, meskipun saat ini kita tengah menghadapi pandemi Covid-19.

Ia berharap melalui acara ini kesiapsiagaan bencana akan selalu muncul dari diri masyarakat sehingga dapat mengurangi jumlah korban.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini mencapai 107 orang yang berasal dari pengurus dan anggota PW Salimah Sumatera Barat, PW Aisyiah, PW Muslimat NU, PKK Sumatera Barat, dan anggota GOW Kota/Kabupaten, organisasi wanita lainnya serta para mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah serta mahasiswa S1 di lingkungan FK Unand. Betapa pentingnya antisipasi mitigasi bencana gempa karena setiap bencana tentunya tidak dapat kita duga dan perkirakan, karena kita butuh bagaimana persiapan dan antisipasi untuk terjadi nya gempa ataupun tsunami.

(***)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update