Kasus Meningkat, Tim Satgas Covid-19 Payakumbuh Gelar Rakor
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Kasus Meningkat, Tim Satgas Covid-19 Payakumbuh Gelar Rakor

Selasa, 03 Agustus 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-08-02T22:00:00Z


Tim Satgas Covid-19 Payakumbuh Gelar Rakor
Tim Satgas Covid-19 Payakumbuh Gelar Rakor.

PAYAKUMBUH, MJNews.ID - Dalam rangka evaluasi penanganan dan peningkatan kasus positif, tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kota Payakumbuh gerak cepat dengan laksanakan rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di ruang pertemuan randang lantai II kantor walikota, Senin 2 Agustus 2021.

Rakor yang bertujuan untuk mengatur langkah strategis bagi tim Satgas Covid-19 Payakumbuh dalam penanganan Covid-19 itu dihadiri ketua satgas yang diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda, Kapolres Payakumbuh Alex Prawira, Dandim 0306/50 kota Ferry S. Lahe, dan dari tim ahli Kepala Kejari Payakumbuh Suwarsono, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh yang diwakili Alfin Irvanda, Kadis Kesehatan Bakhrizal, Direktur Utama RS Adnaan WD Dr. Yanti, serta kepala OPD.

Rida Ananda menyebut saat ini peningkatan kasus terus terjadi. payakumbuh dalam Minggu ini berada pada Level 3 dan sudah terdapat dua kelurahan di beberapa RT yang zona merah, yaitu Ibuh dan Payolansek.

“Untuk itu Satgas Covid-19 perlu membicarakan langkah strategis untuk antisipasi peningkatan kasus ini,” ucap Rida.

Kapolres Alex Prawira yang merupakan Wakil Ketua Tim Satgas covid-19 menyampaikan, Satgas Covid-19 perlu meningkatkan test swab/PCR secara simultan, bagi warga yang kontak erat ataupun yang tidak kontak erat.

Lebih lanjut Alex menyebut, terdapat beberapa kelurahan yang sebelumnya zona orange dan sekarang sudah zona kuning, seperti kelurahan Tiakar. Akan tetapi satgas harus tetap intensifkan penegakan aturan di lapangan.

“Saat ini pendisiplinan dan penegakan aturan kita sudah mulai kendor, kedepan ini akan kita perketat lagi,” tegas Alex.

Sementara Dandim 0306/50 kota Ferry S. Lahe dan Kajari Payakumbuh Suwarsono kompak dalam penyampaiannya, dalam mengantisipasi agar Payakumbuh tidak masuk dalam PPKM level 4, maka dalam penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 saat ini agar dapat lebih maksimal lagi.

Sementara Kadinas Kesehatan Bakhrizal tidak lupa dalam kesempatan tersebut memaparkan data kondisi situasi perkembangan Covid-19 yang terjadi di Payakumbuh.

Bakhrizal mengatakan, jika penularan wabah Covid-19 yang terjadi saat ini lebih banyak terjadi pada kluster keluarga.

"Guna antisipasi lonjakan kasus, saat ini kita sedang menyiapkan Puskesmas Latina dan Puskesmas Ibuh untuk bisa digunakan sebagai rawatan pasien positif covid-19, nanti kita kaji dulu aturannya,” ucap dr. Bek.

Direktur utama RS Adnaan WD Dr. Yanti pada kesempatan itu juga menyampaikan kondisi di RSUD dr. Adnaan WD beberapa hari belakangan ini memang terdapat lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat.

“Fasilitas tempat tidur kita bagi pasien positif saat ini masih cukup, namun kami telah antisipasi jika terjadi peningkatan kasus yang signifikan kedepannya. Tentu kita akan kaji bagaimana kemampuan nakes,” tukuk dr. Yanti.

Sebelum Rakor berakhir, ketua satgas menyampaikan akan mengundang tokoh masyarakat dan pemuka agama guna bersama-sama dengan pemerintah melaksanakan penanggulangan Covid-19 ini.

(yud)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update