Kemenhub - BRI Integrasikan Aplikasi Sitolaut
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Kemenhub - BRI Integrasikan Aplikasi Sitolaut

Senin, 16 Agustus 2021 | 07:00 WIB Last Updated 2021-08-16T00:00:00Z


saling tukar cinderamata
Disaksikan Menhub Budi Karya Sumadi (kiri), Dirjen Perhubungan Laut, Agus H. Purnomo dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto, saling tukar cinderamata usai penandatanganan aplikasi Sitolaut dengan layanan perbankan digital BRI yaitu BRISTORE dan BRIVA Web Service. (kemenhub)

Jakarta, MJNews.ID - Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mengintegrasikan aplikasi Sitolaut dengan layanan perbankan digital BRI yaitu BRISTORE dan BRIVA Web Service.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Dirjen Perhubungan Laut, Agus H. Purnomo dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto, disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat 13 Agustus 2021 lalu.

“Integrasi ini diharapkan semakin memperlancar distribusi logistik dan mengoptimalkan program tol laut, khususnya di daerah tertinggal, terluar, terdalam dan perbatasan (3TP),” kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam kesempatan tersebut. 

Menurut Menhub, dengan integrasi aplikasi Sitolaut diharapkan dapat memperluas informasi tentang tol laut kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha di wilayah 3TP. Karena BRI Bank BUMN yang memiliki nasabah hingga pelosok daerah sampai ke tingkat desa. 

Melalui integerasi Sitolaut dengan BRISTORE ini, jelas Menhub, dapat mempermudah pendaftaran melalui aplikasi tol laut bagi para pelaku usaha yang akan mendaftar sebagai penyedia barang dan pengirim barang yang memanfaatkan kapal tol laut. Sementara, melalui layanan BRIVA dapat memudahkan pembayaran pesanan kontainer kapal tol laut dari pengirim barang kepada operator kapal.

“Ini merupakan langkah yang baik dalam upaya kita untuk menjangkau end user atau pedagang terkecil yang berada di daerah yang dilayani oleh rute tol laut. Mereka bisa pesan barang langsung melalui gawainya. Ini dilakukan untuk menghindari monopoli dari pihak-pihak tertentu yang membuat harga-harga barang tidak kompetitif,” tutur Menhub. 

“Saya meminta layanan ini diintensifkan di titik-titik daerah 3TP seperti di NTT, Sulawesi, Maluku, dan Papua” tandas Menhub, seraya berharap layanan ini dapat menjangkau para pelaku usaha UMKM, sehingga dapat membantu mereka untuk mengembangkan diri dan memberikan kontribusi yang riil terhadap kegiatan ekonomi nasional.

Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya di wilayah 3TP, sesuai dari tujuan program tol laut yaitu untuk memperlancar distribusi logistik dan menghilangkan disparitas harga di daerah-daerah, sekaligus dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan adanya kolaborasi ini, tambah Menhub, juga diharapkan dapat memperluas informasi tentang tol laut kepada masyarakat pelaku usaha di daerah 3TP, yang diharapkan dapat berperan serta mengirimkan hasil bumi atau hasil komoditinya sehingga dapat mengoptimalkan muatan balik tol laut.

(***)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update