Kesbangpol Kota Solok Selenggarakan Pertemuan Tim Terpadu Satgas P4GN
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Kesbangpol Kota Solok Selenggarakan Pertemuan Tim Terpadu Satgas P4GN

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 22:30 WIB Last Updated 2021-08-29T10:40:51Z


Kesbangpol Kota Solok Selenggarakan Pertemuan Tim Terpadu Satgas P4GN
Kesbangpol Kota Solok Selenggarakan Pertemuan Tim Terpadu Satgas P4GN.

SOLOK, MJNews.ID - Kepala Kantor Kesbangpol Kota Solok, Drs. Fidlywendi Alfi pimpin kegiatan pertemuan tim terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Solok, Kamis 26 Agustus 2021.

Dengan menerapkan protokol Covid-19, pertemuan yang bertempat di ruang rapat Kantor Kesbangpol itu membahas laporan perkembangan penyalahgunaan Narkoba tekini yang terjadi di masing-masing kelurahan di Kota Solok, dan juga mengatasi masalah atau kendala kinerja Satgas P4GN Kota Solok.

Mengawali sambutannya, Drs. Fidlywendi Alfi menyampaikan ucapan bela sungkawa dari pemerintah Kota Solok atas wafatnya salah seorang anggota Satgas P4GN di wilayah kerja Kelurahan Sinapa Piliang. Selanjutnya Ia meminta kepada seluruh anggota Tim Terpadu Satgas P4GN Kota Solok, agar selalu melaksanakan monitoring di wilayah kelurahan masing-masing supaya tercipta kelurahan yang “Bersinar” (Bersih dari Narkoba) di Kota Solok.

Kepala Kesbangpol juga menyampaikan pentingnya fungsi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) sebagai sarana rehabilitasi bagi korban pecandu Narkotika dan Zat Adiktif lainnya (Napza). Kurangnya sosialisasi tentang IPWL masih menjadi permasalahan bagi korban penyalahguna Napza.

“Apabila dalam hal pelaksanaan tugas di kelurahan masing-masing terdapat laporan atau pengguna Narkoba yang ingin direhabilitasi disarankan kepada bapak dan ibu anggota Satgas P4GN agar segera melaporkan pemakai yang ingin rehab tersebut ke IPWL di kelurahan masing-masing,” tuturnya.

IPWL dapat merupakan pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, dan/atau lembaga rehabilitasi medis dan lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh Pemerintah. Rehabilitasi Medis merupakan suatu proses kegiatan pengobatan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan Narkotika.

Rehabilitasi Sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar mantan Pecandu Narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Dari hasil laporan Kasi Hubungan Antar Lembaga, diketahui untuk tahun 2021 seluruh kegiatan Satgas telah dilaksanakan dengan baik. Diharapkan ke depan kegiatan satgas P4GN lebih lebih disiplin dan kooperatif dalam pelaksanaan tugas.

Rapat dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, untuk mengatasi persoalan dan kendala yang dihadapi oleh tim satgas di lapangan.

(zal)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update