Komunitas Jawilan Kemanusiaan, PSMTI dan Granat Rescue Bantu Warga Lereng Gunung Merapi
×

Adsense

Adsense Mobile

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 26 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.140 1.401 85.625 2.114
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Komunitas Jawilan Kemanusiaan, PSMTI dan Granat Rescue Bantu Warga Lereng Gunung Merapi

Minggu, 29 Agustus 2021 | 13:00 WIB Last Updated 2021-08-29T09:58:32Z

Bantu Warga Lereng Gunung Merapi
Komunitas Jawilan Kemanusiaan, PSMTI dan Granat Rescue Bantu Warga Lereng Gunung Merapi.

MAGELANG, MJNews.ID - Di Indonesia terdapat banyak gunung berapi. Salah satunya di Jawa Tengah yaitu Gunung Merapi. Gunung Merapi sering terjadi erupsi, bahkan hampir setiap tahun.

Erupsi adalah suatu aktivitas gunung vulkanik aktif yang mengeluarkan gas dan lava dari lubang vulkanik. Sebelum erupsi terjadi, biasanya beberapa wilayah yang berdekatan dengan lokasi gunung mengalami udara yang cukup panas. Kemudian saat erupsi terjadi tidak jarang disertai dengan getaran gempa bumi vulkanik yang bisa dirasakan hingga beberapa wilayah.

Dengan begitu, bagi masyarakat khususnya warga yang bertempat tinggal di dekat lereng Gunung Merapi perlu memahami risiko aktivitas erupsi vulkanik yang dapat terjadi kapan saja.

Terdapat beberapa jenis letusan vulkanik yang memiliki bentuk yang berbeda-beda. Bukan hanya itu, terdapat berbagai macam dampak lingkungan yang ditimbulkan dan perlu diperhatikan.

Gunung Merapi belakangan ini kerap terjadi erupsi. Erupsi Gunung Merapi memiliki bahaya primer dan sekunder serta dapat merusak daratan. Secara rinci bahayanya yakni degradasi lahan di mana hilangnya sebagian atau banyak plasma nutfah dan perubahan keanekaragaman hayati tanaman.

Bahaya lainnya antara lain hilangnya daerah resapan air, rusaknya hutan, bahkan tertutupnya sumber air, serta hilangnya saluran air. Kemudian tertimbunnya tanah dan penghambatan pembentukan tanah disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang berulang.

Selain hilangnya akses jalan menuju lahan pertanian dan hilangnya batas-batas kepemilikan tanah akibat letusan dan lahar dingin, material erupsi berupa pasir dan material piroklastik, serta sifat sementasinya memerlukan teknik dan teknologi khusus untuk memanfaatkan lahan tersebut sebagai lahan pertanian.

Dampak erupsi ini sangat dirasakan oleh warga lereng Gunung Merapi. Diantaranya Dusun Babadan. Dusun Babadan ini terletak di lereng Gunung Merapi yang masuk wilayah Magelang tepatnya di Kecamatan Dukun. Akibat dampak yang terjadi oleh erupsi ini, menggugah hati para dermawan untuk membantu meringankan beban yang diderita warga Dusun Babadan. 

Pada Sabtu 28 Agustus 2021, Komunitas Jawilan Kemanusiaan dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama Granat Rescue memberi bantuan obat-obatan kepada Warga Dusun Babadan.
Berbagai macam obat-obatan yang dibutuhkan di dusun ini diberikan oleh para dermawan tersebut.

Bantuan tersebut diberikan untuk dua dusun yaitu Dusun Babadan 1 dan Dusun Babadan 2.

Untuk Dusun Babadan 1 diserahkan kepada Kepala Dusun, Bambang sedangkan untuk Dusun Babadan 2 diserahkan kepada perwakilan salah seorang warga, Sukini.

Menurut salah seorang relawan, Fransisca Nenny yang awak media temui, di samping memberi bantuan berupa obat-obatan, para dermawan tersebut juga membeli sayur mayur dari para petani. Kegiatan ini diharapkan bisa membantu para petani di Dusun Babadan tersebut. 

(yyk)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update