Kunjungi Sungai Nanam, Ini yang Dilakukan Athari bersama Bupati Solok
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Kunjungi Sungai Nanam, Ini yang Dilakukan Athari bersama Bupati Solok

Jumat, 13 Agustus 2021 | 08:30 WIB Last Updated 2021-08-13T10:46:36Z


Athari bersama Bupati Solok Kunjungi Sungai Nanam
Anggota DPR RI, Athari Gauthi Ardi bersama Bupati Solok, Epyardi Asda saat kunjungi Sungai Nanam, Kamis 12 Agustus 2021.

Arosuka, MJNews.ID - Bupati Solok Epyardi Asda, M.Mar bersama Anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthi Ardi mendatangi Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, dalam rangka silaturahmi dan kunjungan kerja pada acara gotongroyong bersama di Jorong Parak Tabu dan Lipek Pageh Nagari Sungai Nanam, Kamis 12 Agustus 2021.


Alimuddin selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan kegiatan gotong royong (goro) oleh masyarakat, merupakan rangkaian kegiatan tetap yang dilaksanakan satu kali dalam lima belas hari. Untuk titik pelaksanaan goro ini dilakukan di 7 jorong yang berada di sepanjang aliran sungai di kenagarian Sungai Nanam.


“Kegiatan goro ini merupakan kesepakatan bersama dan dilakukan secara swadaya. Mengingat sering terjadinya luapan banjir di sepanjang aliran sungai akibat curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan kerugian bagi masyarakat yang lahannya berada disepanjang aliran sungai,” ucapnya.


Ia juga menyampaikan akibat meluapnya air sungai tersebut, kerugian yang dirasakan masyarakat bisa mencapai milyaran rupiah. Hal ini tentu sangat mengganggu dan berdampak pada perekonomian masyarakat.


Sementara itu, Walinagari Sungai Nanam Delfi, S. Sos.I merasa sangat senang atas kedatangan Anggota DPR RI Komisi V Athari Gauthi Ardi bersama Bupati ke Nagari Sungai Nanam, terkhusus bagi masyarakat sepanjang aliran sungai.


“Kegiatan ini kita pusatkan di tempat goro, Jorong Lipek Pageh Salimpek dan Jorong Lipek Pageh Sungai Nanam. Dapat kami sampaikan panjang sungai ini adalah 6 Km, apabila airnya meluap dapat menimbulkan kerusakan bagi masyarakat berkisar 10 ton hasil panen yang nilainya mencapai milyaran rupiah”, tuturnya.


Ia juga menyampaikan masyarakat juga sudah melakukan gotong rotong bersama 1x15 hari dan tidak lagi membuang sampah di sekitar aliran sungai. Selain itu juga telah bekerjasama dengan DLH Kabupaten Solok untuk pengolahan sampah. Sehingga dua tahun belakangan sampah yang dibuang ke sungai sudah berkurang.


Lebih jauh Delfi mengatakan masyarakat sudah sepakat untuk membebaskan lahan di sepanjang sungai untuk normalisasi sungai dan dokumennya sudah disiapkan agar bisa diproses lebih lanjut.


Ia juga menyinggung mengenai penghasilan utama masyarakat Sungai Nanam berupa bawang merah yang bibitnya merupakan benih unggul di Sumatera.


Ia berharap dengan normalisasi sungai nantinya lahan bawang merah yang ada di sepanjang aliran sungai tidak lagi terdampak banjir. 

Selain itu, Ia juga mengatakan masih banyak potensi alam yang dimiliki oleh Nagari Sungai Nanam seperti bukit yang berisikan batu kapur yang sangat banyak manfaatnya.


Di penghujung sambutannya, Delfi merasa sangat terharu sekali, karena menurutnya belum ada anggota DPR RI yg membantu Nagari Sungai Nanam yang jumlahnya mencapai milyaran seperti yang dilakukan oleh Ibu Athari dengan jumlah bantuan senilai Rp. 2,2 miliar.


Athari Gauthi Ardi dalam sambutannya menyampaikan salah satu tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka meresmikan salah satu bantuan Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Athari juga mengatakan untuk program BSPS atau yang lebih populer dikenal dengan “bedah rumah”, Nagari Sungai Nanam mendapat bantuan untuk 50 buah rumah.


Tak hanya sampai di situ, untuk program PISEW, Nagari Sungai Nanam mendapatkan bantuan penuh sebesar Rp. 600 juta.


“Setelah mendengar aspirasi dari masyarakat tentang sungai yang dinamai sungai aniang ini, untuk tahun besok saya usahakan mendapatkan bantuan lagi dari program PISEW penuh dan ini khusus untuk penanggulangan banjir,” ucap Athari.


Ia juga menyampaikan selama menjabat akan memperjuangkan pembangunan di Kabupaten Solok. Secara bersama dengan Pemerintah Kabupaten Solok akan mewujudkan visi misi kepala daerah menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumbar. Di akhir sambutan Athari meminta agar masyarakat penerima bantuan dapat menjaga apa yang telah diberikan agar bisa terus bermanfaat.


“Saya datang ke Nagari Sungai Nanam bersama Ibu Athari Gauti Ardi dalam rangka kunjungan kerja dan meresmikan program PISEW, sekaligus meninjau program yang berjalan di nagari, yaitu bantuan BSPS dan P3TGAI serta juga bertujuan untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat,” tutur Bupati di awal sambutannya. 

Bupati juga sangat berterimakasih kepada Athari atas dedikasinya memperjuangkan aspirasi masyarakat di pusat. Program PISEW bukanlah program pemerintah daerah tetapi itu adalah program dari pusat melalui kementerian PUPR yang diperjuangkan oleh Athari Gauti Ardi Anggota DPR RI Komisi V Partai Amanat Nasional (PAN).


Bupati juga mengatakan, nantinya akan ada bantuan excavator untuk tiap kecamatan, yang bisa digunakan secara gratis oleh masyarakat, termasuk membuat jalan dan mengeruk sungai agar tidak lagi mengalami kebanjiran yang dapat merugikan dan berdampak kepada perekonomian masyarakat.


Terkait masalah banjir, Bupati mengistruksikan kepada Dinas PUPR untuk mengusulkan dan mengutamakan normalisasi sungai pada anggaran perubahan tahun 2021 ini.


Bupati berpesan kepada Walinagari agar menyampaikan aspirasi melalui musrenbang. Selain itu Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersatu dan bersama membangun Nagari Sungai Nanam dan Kabupaten Solok.


Setelah berdialog langsung dengan masyarakat, Bupati beserta rombongan melanjutkan kegiatan peresmian Masjid Al-Furqan, di Sapan Munggu Tigo Kenagarian Sungai Nanam, diteruskan dengan peresmian jalan bantuan dari Program PISEW yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. 


Setelah itu rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Masjid Nurussa’adah Jorong Lekok Batu Gadang Nagari Sungai Nanam. Di sana juga dilakukan dialog sekaligus temu ramah bersama masyarakat Jorong Lekok Batu Gadang untuk mendengarkan aspirasi mereka.


Di akhir pertemuan, Bupati berjanji memberikan bantuan untuk masjid sebesar Rp. 10 juta. 


(zal)

loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update