Perintah Presiden Jokowi, Turunkan Biaya Tes PCR!
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Perintah Presiden Jokowi, Turunkan Biaya Tes PCR!

Senin, 16 Agustus 2021 | 01:00 WIB Last Updated 2021-08-15T18:00:00Z


tes pcr

Jakarta, MJNews.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar harga tes polymerase chain reaction (PCR) diturunkan. Jokowi meminta agar biaya tes PCR di kisaran Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu.

“Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara Rp 450.000 sampai Rp 550.000,” kata Jokowi dalam keterangannya melalui kanal YouTube Setpres, Minggu 15 Agustus 2021.

Jokowi mengatakan, dalam menangani Covid-19, memperbanyak testing atau pemeriksaan adalah salah satu caranya. Salah satu cara untuk memperbanyak testing, menurutnya, dengan menurunkan harga tes PCR.

“Salah satu cara untuk memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes PCR,” ujarnya.

Seperti diketahui, harga tes PCR di Indonesia tengah menjadi sorotan lantaran lebih mahal dari India. Desakan untuk menurunkan harga tes PCR pun mengemuka dari berbagai pihak.

Harga tes PCR di Indonesia saat ini berada di kisaran Rp 800 ribu hingga jutaan rupiah dengan iming-iming hasil tes keluar lebih cepat. Pemerintah melalui Kemenkes pun telah menetapkan tarif batas tertinggi untuk swab PCR mandiri sebesar Rp 900 ribu.

Lebih dari itu, Presiden Jokowi meminta hasil tes PCR Corona dapat diterima dengan cepat yaitu sehari setelahnya. “Saya meminta agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1 x 24 jam. Kita butuh kecepatan,” sebut Jokowi. 

Kemenkes Segera Tindaklanjuti
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan segera menindaklanjuti perintah Jokowi tersebut. “Tentunya karena ini sudah arahan Presiden akan ditindaklanjuti, dengan merubah harga batas atas pemeriksaan PCR,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, Minggu 15 Agustus 2021.

Nadia mengatakan perubahan tarif batas tes PCR akan dilakukan setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak terkait. “Setelah juga berkonsultasi dengan berbagai pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Nadia tak menjelaskan lebih lanjut kapan perubahan tarif batas akan ditetapkan. Dia hanya mengatakan perubahan tarif batas akan disampaikan secepatnya. “Nanti secepatnya disampaikan ya,” kata Nadia.

(***)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update