Pertama di Sumatera, Workshop Otomotif Alat Berat di Sawahlunto

tinjau lokasi rencana pembangunan workshop
Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI Budi Hartawan SE MA tinjau lokasi rencana pembangunan workshop di Parambahan, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, Sabtu 7 Agustus 2021.

SAWAHLUNTO, MJNews.ID – Budi Hartawan SE MA, Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI melalui BLK Padang memastikan akan segera membangun workshop otomotif alat berat di Parambahan, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Hal itu disampaikannya, sesaat setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan workshop tersebut pada Sabtu 7 Agustus 2021. 
Peninjauan lokasi oleh Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja RI ini merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan Wako Sawahlunto pada bulan lalu atau tepatnya Senin (19/7) di Jakarta. Pemko Sawahlunto menghibahkan tanah 3 hektare dan dua (2) buah bangunan, di BLK Parambahan Kec Talawi Kota Sawahlunto kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk dibangun workshop alat berat. 
Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan didampingi langsung oleh Walikota (Wako) Sawahlunto, Deri Asta SH dan Wakil Walikota (Wawako) Sawahlunto, Zohirin Sayuti SE, Ketua DPRD Kota Sawahlunto Eka Wahyu SE, Wakil Ketua DPRD, Elfia Rita Dewi serta Mantan Dirjen Binalattas Kemnaker RI, Masri Hasyar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar, Nazrizal dan Kepala BLK Padang, Syamsi Hari serta para Kepala OPD terkait. 
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Eka Wahyu SE sangat mendukung rencana ini karena merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh Kota Sawahlunto dalam mempersiapkan generasinya. 
Lebih lanjut dikatakan, “semua anak-anak tamatan SLTA tentunya akan memerlukan tempat untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan pada jenjang berikutnya. Dan Kota Sawahlunto memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Dengan mengikuti pelatihan dan pendidikan di BLK ini nantinya tentu diharapkan, akan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan karena telah dibekali dengan sertifikat kompetensi,” ujar Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Eka Wahyu SE di sela-sela kunjungan. 
Kehadiran workshop alat berat ini nantinya, tentu akan mencetak operator dan tekhnisi alat berat yang bersertifikasi dan siap untuk bekerja dan bersaing di berbagai perusahaan. 
“Workshop otomotif alat berat ini dilengkapi oleh instruktur yang berkompeten dan peralatan praktek yang lengkap dan memadai. Untuk lulusannya nanti, akan memperoleh sertifikasi sehingga memiliki legalitas dan sisi keuntungannya, dengan sertifikasi ini lulusannya akan memiliki daya saing untuk diterima diberbagai perusahaan karena telah bersertifikasi,” ujar Budi Hartawan menguraikan. 
Untuk kita ketahui, workshop otomotif alat berat di Kota Sawahlunto ini, merupakan yang pertama berdiri di pulau Sumatera atau kedua di Indonesia setelah yang pertama, telah berdiri di Kalimantan atau tepatnya di Kota Samarinda. 
Bagi Kota Sawahlunto, keberadaan workshop otomotif alat berat ini tentunya sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda Sawahlunto yang berkompeten dan bersertifikasi dalam skill operator dan teknisi alat berat. Selain itu, keberadaan workshop ini juga mampu menarik dampak sosial dan ekonomi pada pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat Kota Sawahlunto. 
“Para peserta pelatihan di workshop ini nantinya, tentunya tidak hanya dari sekitar Sawahlunto namun juga bisa dari seluruh Indonesia. Dan hal ini, tentunya akan dapat memberikan banyak manfaat bagi Kota Sawahlunto,” pungkas Wako Deri Asta mengakhiri.
 
(Fidel)