Sapu Lidi, Penyempurna Pembangunan Langgar Al Hidayah
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Sapu Lidi, Penyempurna Pembangunan Langgar Al Hidayah

Jumat, 13 Agustus 2021 | 11:30 WIB Last Updated 2021-08-13T10:07:04Z


Marsudi di Langgar Al Hidayah
Marsudi di Langgar Al Hidayah. (fix)

Banyurip, MJNews.ID - Dalam rangka syiar Islam di lingkungan Desa Sumbersari RT 02 RW 01 Pedukuhan Ngemplak, Kecamatan Banyurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Marsudi, B.Sc seorang pensiunan PNS mewujudkan keinginannya untuk membangun langgar guna sarana ibadah bagi umat muslim di sekitar lingkungan rumah tinggalnya.

Ternyata, dari niat dan semangatnya disambut baik oleh keluarga R Suhadi almarhum dengan tanah yang telah diwakafkan seluas sekitar 10 ubin. Tanah tersebut sudah diwakafkan oleh pihak keluarga ke Pemerintah Desa 20 tahun lalu dan baru di tahun 2019 didirikan bangunan langgar semi permanen atas dorongan lingkungan tempat tinggalnya diberi nama Langgar Al Hidayah.

di Langgar ini, kegiatan jamaah tahlil seminggu 2 kali dan rutinan sehabis shalat Maghrib dzikir bersama sampai Isya.

Khusus malam Jumat, diadakan dzikir asmaul husna sampai pukul 10 malam yang diikuti 20 orang baik dari lingkungan maupun luar desa.

Marsudi, selaku takmir berniat merehab bangunan langgar yang sederhana menjadi bangunan langgar lebih baik supaya jamaah atau umat yang beribadah akan lebih nyaman.

Dalam proses rehab langgar, beliau hanya bermodal besi, pasir dan semen yang didapat dari keluarga almarhum Haji Sarino, warga setempat.

"Seiring waktu, alhamdulillah masuk donatur lain yang sifatnya tidak mengikat," ungkapnya, Jumat 13 Agustus 2021.

Kini pembangunan langgar modern Al Hidayah sudah sampai tahap penyempurnaan. Kemudian timbul ide Pak Marsudi selaku Ketua Takmir untuk mengumpulkan daun kelapa yang jatuh berserakan di lingkungan bahkan rela untuk mencari sampai keluar desa untuk dibuat ikatan sapu lidi dan ditaruh di depan langgar.

Bagi siapa saja yang membutuhkan, dipersilahkan ambil dan memasukkan uang infak pada kotak infak yang telah dia sediakan seikhlasnya. Dari hasil infak, ia pergunakan untuk membeli kebutuhan kelengkapan ibadah sholat di langgar yang ia kelola.

Tahun 2020, Marsudi membuat sapu sebanyak 147 ikat sapu lidi dan dibagikan ke seluruh Kepala keluarga warga RW 01 Desa Sumbersari dan instansi pemerintah di lingkungan Kecamatan Banyurip serta masjid/mushala yang ada, semua diberikan secara cuma-cuma.

Marsudi akan mempertahankan nama langgar karena mempunyai sejarah yang tidak bisa diungkapkan.

"Mohon doanya saja Mas, Mudah-mudahan saya bisa istiqomah dalam beribadah dan bersosial kepada umat," pungkasnya.

(fix)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update