Aksi Viral di Medsos, Kawanan Begal di Padang Dibekuk Polisi
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Aksi Viral di Medsos, Kawanan Begal di Padang Dibekuk Polisi

Jumat, 03 September 2021 | 02:00 WIB Last Updated 2021-09-02T19:00:00Z

pelaku begal saat diinterogasi petugas
Salah seorang pelaku begal saat diinterogasi petugas di Mapolresta Padang. (ist)

PADANG, MJNews.ID - Kawanan pelaku begal yang beraksi menggunakan senjata tajam di Jalan Kampung Nias V, Padang Selatan, Kota Padang pada Minggu (29/9/2021) pagi, dibekuk polisi di sejumlah lokasi, Rabu 1 September 2021 malam.

“Empat orang kami amankan di Kota Bukittinggi, sedangkan satu lainnya di Kota Padang,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Kamis 2 September 2021.

Perburuan terhadap pelaku begal katanya, dilakukan sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat. Para pelaku yang rata-masih berusia belasan tahun itu telah dibawa ke Polresta Padang untuk menjalani pemeriksaan secara hukum.

Mereka adalah Yo (16), Vi (19), Re (17), dan Y (16), G (18), semuanya beralamat di Simpang Patai, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Rico mengatakan tiga pelaku yaitu Yo (16), Vi (19), dan Re (17), dibekuk oleh petugas di Terminal Aur Kuning, Kota Bukittinggi ketika mereka hendak melarikan diri ke daerah Pekanbaru.

“Mereka rencananya kabur ke Pekanbaru dengan menaiki travel dari Bukittinggi, tapi berhasil dibekuk sebelum berangkat,” katanya.

Bersama keempat remaja itu juga turut diamankan warga Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman berinisial D (32) yang diduga telah memberikan pertolongan jahat. Karena D diduga telah menampung keempat pelaku saat lari dari Kota Padang, dan mengantarkannya ke Bukittinggi.

Dua remaja lainnya adalah Y (16) dan G (18) diamankan di Kota Padang, dimana Y ikut dalam rombongan saat melakukan aksi begal, sedangkan G tidak ikut namun berperan membuang sepuluh senjata tajam yang digunakan pelaku ke sungai.

Dari keterangan para pelaku diketahui bahwa rombongan yang diduga melakukan begal pada Minggu pagi terhadap seorang perempuan sebanyak 12 orang dengan jumlah sepeda motor 6 unit.

Rico mengatakan saat ini pihaknya masih memburu pelaku lain, termasuk pelaku utama yang terlihat di dalam video viral mengacungkan senjata tajam jenis klewang kepada korban lalu merampas gawai (smartphone) milik korban.

Dari tangan pelaku polisi juga menyita dua bilah senjata tajam berupa satu parang, dan satu besi yang dibuat menyerupai celurit. Aksi komplotan begal itu terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 05.35 WIB di Jalan Kampung Nias V, dengan korban seorang wanita.

Kejadian itu terekam oleh CCTV di sekitar lokasi, kemudian diunggah oleh sejumlah akun di media sosial instagram. Dalam video terlihat korban sedang berjalan kaki kemudian dihampiri oleh segerombolan orang tak dikenal yang mengendarai sejumlah sepeda motor.

Mereka tampak melambatkan laju kendaraan ketika sudah melintas di depan korban, kemudian salah seorang dari komplotan turun dengan mengenggam dua bilah klewang. Pelaku lalu memainkan senjata tajam yang ia genggam di hadapan korban, namun belum melakukan tindakan perampasan barang.

Tindakan perampasan baru terjadi ketika salah seorang pelaku lainnya yang juga memegang senjata tajam ikut turun dari sepeda motor. Mereka merampas gawai dari tangan korban yang terlihat ketakutan, kemudian langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

(ap/eds)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update