Angin Kencang Landa Tanah Datar, Dua Warga Meninggal Disambar Petir, Atap Rumah Terbang
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Angin Kencang Landa Tanah Datar, Dua Warga Meninggal Disambar Petir, Atap Rumah Terbang

Kamis, 16 September 2021 | 21:30 WIB Last Updated 2021-09-16T17:19:26Z


atap rumah terbang
Atap rumah warga Data, Jorong Gudam, Pagaruyuang terbang. (ist)

TANAH DATAR, MJNews.ID - Hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan Batusangkar dan sejumlah nagari lainnya di Kabupaten Tanah Datar, Kamis 16 September 2021. Cuaca buruk dibarengi sambaran petir sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB itu, mendatangkan berbagai bencana di masyarakat setempat.

Musibah itu di antaranya terbakarnya trafo listrik di komplek SMA Negeri Batusangkar, tumbangnya beberapa pohon yang menimpa rumah warga. Tak hanya itu, dua warga dilaporkan meninggal dunia tersambar petir saat beraktivitas di kolam pemancingan ikan.
 
Informasi yang dirangkum dari sejumlah narasumber kompeten dan grup WhatsApp BPBD Kabupaten Tanah Datar, warga yang tersambar petir itu bernama Rino Kurniawan, warga Sijangek yang sehari-hari bekerja sebagai penjual pancing, dan Alan Putra warga Tabek Boto Baringin yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual ikan.
 
"Benar, ada warga yang meninggal tersambar petir saat hujan lebat, kejadiannya di kolam pancing Lantai Batu, Nagari Baringin. Meninggal di tempat," jelas Juni Fiwaldi (JZ 03 KKS) alias Kamba, dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tanah Datar.

Peristiwa akibat bencana hujan yang disertai angin kencang dan petir, juga dibenarkan Kepala Dinas Damkar Pol PP Yusnen, dan Zainal Abidin Palimo Sati dari Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar.
 
"Kebakaran trafo listrik pada bangunan Kantor SMAN 3 Batusangkar, berhasil segera dipadamkan oleh tim kita. Asal api diduga dari sambaran petir akibat hujan lebat yang mengguyur Batusangkar pada Kamis, 15 September 2021, sekira pukul 17.00 WIB," jelas Yusnen.
 
Untuk pohon tumbang yang memutus akses transportasi di Jorong Gudam Pagaruyuang, pembersihannya, menurut Juni Fiwaldi, dilakukan Satgas Nagari Pagaruyuang bersama jajaran BPBD Tanah Datar, PLN, dan masyarakat setempat. Jalan sudah bisa dilintasi lagi sekira pukul 18.20 WIB.
 
Sementara pohon tumbang di dekat Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), tidak menimpa badan jalan tetapi rebahnya ke arah bangunan milik masyarakat. Tim BPBD bersama jajaran terkait juga melakukan pembersihan.
 
Angin kencang saat hujan lebat itu, juga merusak rumah milik warga, di antaranya rumah milik Yopi di Data, Jorong Gudam, Pagaruyuang, yang sebagian atapnya terbang.
 
Selain rumah Yopi, ada dua rumah lagi yang berdekatan yang juga mengalami kerusakan. Atapnya berterbangan diterpa angin ribut.

(mus/ben)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update