Muskot Cukup Alot, H Chairunas Pimpin PMI Bukittinggi Kedua Kalinya
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Muskot Cukup Alot, H Chairunas Pimpin PMI Bukittinggi Kedua Kalinya

Rabu, 15 September 2021 | 23:25 WIB Last Updated 2021-09-15T16:25:05Z

Dedi Fatria serahkan bendera pataka kepada Chairunas
Dedi Fatria (sebelah kanan) menyerahkan bendera Pataka kepada ketua terpilih, H. Chairunas atas permintaan pimpinan sidang, Yotrimansyah. (munasril bb)

BUKITTINGGI, MJNews.ID - H. Chairunas terpilih kembali sebagai Ketua PMI Kota Bukittinggi secara aklamasi untuk periode 2021 - 2026. Ini merupakan yang kedua kalinya dalam Musyawarah Kota (Muskot) PMI Bukittinggi, yang digelar di Campago Hotel, Rabu 15 September 2021, yang berlangsung cukup alot.

Muskot PMI ini dibuka Walikota Bukittinggi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 20.00 WIB.

Sidang Muskot PMI tersebut dipimpin Yotrimansyah, dihadiri oleh anggota DPRD Beny Yusrial, juga Kepala Markas PMI Propinsi Sumatera Barat, Hidayat.

Terpilihnya H. Chaiunas secara aklamasi dikarenakan calon Dedy Fatria mengundurkan diri sebagai calon ketua, ini terjadi saat pimpinan sidang Yotrimansyah meminta nama-nama calon ketua yang diusulkan, spontan saja Dedy Fatria menyatakan mundur.

Mundurnya Dedy Fatria sebagai calon ketua diduga ia tidak ingin terjadi adanya kegaduhan dalam pelaksanaan Muskot, sebab ada satu suara tidak dibolehkan memberikan hak suaranya yakni suara dari sukarelawan PMI.

Alasan pimpinan sidang, karena tidak adat mandat dari forumnya, dan ini melanggar AD/ART PMI, seharusnya dalam pemilihan yang berhak memilih ada 6 suara, tetapi batalnya suara dari sukarelawan PMI, yang berhak akhirnya menjadi 5 suara.

Di sini terjadi pro kontra yang menimbulkan riak-riak, tetapi setelah utusan relawan PMI menyatakan menerima tidak dibolehkan memberikan hak suaranya, akhirnya Muskot PMI berjalan lancar.

Ketua terpilih H. Chairunas yang dihubungi MJNews.ID mengatakan, Alhamdulillah pemilihan musyawarah Ketua PMI Kota Bukittinggi berlajan lancar. Alot memang, tetapi ini suatu dinamika yang luar biasa terjadi dalam suatu pemilihan ketua, karena yang keluar itu jiwa kemanusiaan dan itu sangat luar baisa.

"Baik dari relawan itu merupakan keteledoran kita semua, bukan relawan saja yang teledor tetapi pengurus juga teledor. Kenapa tidak buat forum ini dari awal? Maka secara mekanisme itu tidak punya hak suara, saya menangis, menjerit dalam hati, tapi ini aturan yang menyatakan begitu," katanya.

"Mungkin terjadi pro kontra, saya setuju itu dalam arti kalau begini suasanya saya mundur menjadi kabinet, ternyata kawan kita Dedy Fatria lebih dahulu mundur. Beiau melingkar tidak bersedia. Kalau beliau bersedia, dari pada ribut dan kami PMI terpecah belah dan tidak bisa membantu masyarakat lagi, lebih baik saya mundur demi PMI jaya," ujar H. Chairunas.

"Alhamdulillah tadi tidak perlu lagi kalau sudah satu kandidat dalam aturan itu," ungkap Chairunas dah menjadi ketua terpilih.

"Program ke depannya, sesuai dengan aturan kita akan melaksanakan musyawarah keja dulu PMI Bukittinggi tahun 2022 dan itu sudah ada aturan dalam perintah harus dilaksanakan, ketua yang terpilih harus melaksanakan musyawarah kerja terlebih dahulu," pungkas Chairunas.

(ril)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update