Diduga Bunuh Diri, Pedagang Garam Keliling Ditemukan Tergantung di Pohon Mahoni
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 20 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
88.796 1.929 84.780 2.087
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Diduga Bunuh Diri, Pedagang Garam Keliling Ditemukan Tergantung di Pohon Mahoni

Rabu, 15 September 2021 | 17:00 WIB Last Updated 2021-09-15T12:25:06Z

Ilustrasi.


SOLOK, MJNews.ID - Setelah menghilang sehari semalam dari rumah dan tak memberi kabar kepada keluarga, akhirnya Us (40) tahun, pedagang garam keliling itu ditemukan meninggal tergantung di atas pohon mahoni dengan seutas tali jemuran kain di Jorong Sawah Ampang, Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pukul 06.00 WIB, Selasa (14/9/2021) kemarin.


Kapolres Solok AKBP Ferry Suwandi, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Evi Wansri, SH, Rabu 15 September 2021, kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Korban ditemukan mati tergantung dengan seutas tali jemuran kain.


Saksi pun jadi kaget dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bukit Sundi dan warga sekitarnya.


Mendengar informasi tersebut warga pun jadi buncah dan lansung berduyun-duyun ke TKP guna melihat dan mengetahui penyebab kematian Us.


Dari hasil olah TKP dilakukan pihak kepolisian, karena polisi tidak ada menemukan hal-hal mencurigakan di sekujur tubuh korban. Kemudian juga ditemukan ada kehilangan uang dan harta benda dari korban. Polisi sementara mendugakan penyebab kematian korban karena bunuh diri.


Dari keterangan istri korban Jayanti, korban diketahui meninggalkan rumah sehari sebelumnya pukul 05.00 WIB. Korban tidak ada memberi kabar berita terhadap keluarga.


Ketika mendapat kabar tersebut, sontak Novet Jayanti berteriak histeris saat mendapat suaminya ditemukan mati tergantung di atas pohon mahoni dengan seutas tali jemuran kain.


(zal)

loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update