Genius Umar Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD Kota Pariaman 2021
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 20 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
88.796 1.929 84.780 2.087
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Genius Umar Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD Kota Pariaman 2021

Rabu, 01 September 2021 | 17:00 WIB Last Updated 2021-09-01T10:22:47Z

Genius Umar Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD Kota Pariaman 2021
Genius Umar Sampaikan Nota Penjelasan Perubahan APBD Kota Pariaman 2021. (humas)

Pariaman, MJNews.ID - Walikota Pariaman, Genius Umar menyampaikan nota penjelasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 dalam Rapat Paripurna DPRD di Ruang Rapat Utama DPRD, Selasa 31 Agustus 2021.

“Nota penjelasan ini merupakan amanat Permendagri No. 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Permendagri No. 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. Dokumen rancangan program Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2021 merupakan salah satu tahap dari rangkaian dalam penyusunan perubahan perencanaan dan penganggaran APBD Tahun 2021 yang sebelumnya disusun berupa rencana kerja,“ ungkap Walikota Pariaman, Genius Umar.

Sebagaimana diketahui bersama, esensi dari perubahan kebijakan umum anggaran, prioritas dan plafon anggaran sementara merupakan daftar program prioritas serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program atau program dan kegiatan strategis yang memang menjadi prioritas dengan cara memastikan hanya program yang sangat bermanfaat yang dialokasikan.

“Ada beberapa poin dari rancangan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021, diantaranya tentang kebijakan umum anggaran Tahun anggaran 2021 yang menyatakan bahwa APBD perubahan Tahun anggaran 2021 merupakan tahapan tahun ke-3 dari periodesasi pentahapan RPJMD, adanya penyesuaian penggunaan (refocusing) anggaran untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 ditetapkan paling sedikit 8 % dari alokasi DAU TA 2021 atau sesuai dengan kebutuhan daerah memperhatikan tingkat kasus Covid-19 yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana,“ tambahnya.

Untuk belanja daerah pada perubahan anggaran Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.628.003.016.881,- mengalami penurunan sebesar Rp 43.453.153.354,- dari belanja APBD awal sebesar Rp 671.456.170.235,-.

Ia berharap meskipun terjadinya penurunan anggaran, semoga saja pemenuhan fungsi yang belum tercapai bisa terealisasi dalam penyusunan perubahan APBD 2021 nantinya.

(dl/sul)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update