Ketua DPD RI Apresiasi UGM Temukan Alat Penyimpan Vaksin
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Ketua DPD RI Apresiasi UGM Temukan Alat Penyimpan Vaksin

Kamis, 02 September 2021 | 06:00 WIB Last Updated 2021-09-01T23:00:00Z

Ketua DPD RI bersama sejumlah Senator berkunjung ke UGM Techno Park
Ketua DPD RI bersama sejumlah Senator berkunjung ke pusat laboratorium GeNose milik UGM di Yogyakarta, beberapa waktu lalu. (dok dpd)

JAKARTA, MJNews.ID - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Universitas Gajah Mada (UGM) yang berhasil menemukan teknologi alat penyimpanan vaksin Covid-19, Smart Vaccine Tube. 

Menurut LaNyalla, inovasi teknologi yang ditemukan UGM tersebut patut untuk diberikan perhatian agar dapat dikembangkan. 

"Saya mengapresiasi temuan teknologi tersebut. Kiprah perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah ditunjukkan Kampus UGM yang berinovasi mengembangkan alat penyimpanan vaksin Covid-19," kata LaNyalla, Rabu 1 September 2021. 

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai, Smart Vaccine Tube amat berguna bagi pemerintah dalam mendistribusikan vaksin ke daerah-daerah terpencil yang membutuhkan waktu lama. 

"Alat ini dapat digunakan untuk pendistribusian ke daerah-daerah terpencil dan kepulauan yang memerlukan waktu berhari-hari di dalam perjalanan," tutur LaNyalla. 

Alat temuan UGM itu mampu menjaga suhu 2-8 derajat celcius, sehingga vaksin yang disalurkan aman meskipun waktu pengirimannya lama. 

Dengan alat tersebut, LaNyalla berharap target pemerintah menciptakan kekebalan tubuh kelompok atau herd immunity dapat tercapai dengan cepat. 

"Dengan temuan ini pemerintah akan
dapat mempercepat akselerasi program vaksinasi dengan kemampuan menjangkau seluruh daerah," papar LaNyalla. 

Senator Dapil Jawa Timur itu berharap temuan teknologi alat penyimpan vaksin tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut. Pasalnya, dengan teknologi tersebut pemerintah akan segera
menjangkau setiap daerah 3 T. 

"Terkait dengan hal ini, sebagaimana permintaan BPOM agar vaksin terjaga mutunya hingga di pelosok desa, teknologi ini dapat dijadikan jawaban. Tinggal perlu segera difinalisasi mengenai kapasitas dan keunggulan teknologi tersebut," demikian LaNyalla.

(rls dpd)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update