Para Relawan di Magelang Bersyukur, Permintaan Panen dari Petani Makin Sedikit
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 21 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
88.879 1.915 84.873 2.091
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Para Relawan di Magelang Bersyukur, Permintaan Panen dari Petani Makin Sedikit

Kamis, 02 September 2021 | 15:00 WIB Last Updated 2021-09-02T10:44:21Z

Para Relawan di Magelang
Para Relawan di Magelang.

MAGELANG, MJNews.ID - Anjloknya harga sayur membuat para petani mengalami kerugian karena hasilnya tidak bisa untuk menutup modal yang sudah dikeluarkan untuk biaya menanam sayur tersebut. 

Para petani mengalami kerugian baik dari segi tenaga maupun materiil seperti bibit, pupuk, dan lain-lainnya.

Namun harapan para petani tersebut hanyalah tinggal harapan, karena ketika panen tiba, harga sayur mayur ternyata sangat rendah. Bahkan para petani mengatakan tidak laku.

Mengalami situasi seperti itu, para petani lebih memilih menyedekahkan hasil pertaniannya kepada warga yang membutuhkan. Untuk memanennya, para petani meminta bantuan kepada para relawan dan sekaligus menyalurkannya kepada warga yang membutuhkan. 

Rabu, 1 September 2021, para relawan memanen hasil pertanian di Dusun Setran, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Adapun relawan yang tergabung dalam kegiatan membantu petani tersebut adalah Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH), Kremun Merapi, 
Anak Gunung Merbabu Merapi (AGMM), Sar Ngablak dan PMI Kota Salatiga.

Pada perjalanan menuju Desa Sengi, PMI mampir ke Tayeman Ngablak untuk menyelesaikan panen selada yang tinggal beberapa karung. Pulangnya, mereka singgah di Sawit mengambil sawi. 

Pada bulan Agustus lalu permintaan panen kepada para relawan sangatlah banyak. Namun menurut Kayla salah seorang relawan yang kami wawancarai, awal bulan September ini permintaan panen mulai sedikit.

"Puji Tuhan berarti perlahan sayur mulai laku dan harga mulai membaik," katanya mengakhiri pembicaraan.

(yyk)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update