Pengendali Ganja 28 Kg, Dua Napi Lapas Kelas II A Muara Padang Dijemput Polisi
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pengendali Ganja 28 Kg, Dua Napi Lapas Kelas II A Muara Padang Dijemput Polisi

Selasa, 14 September 2021 | 00:00 WIB Last Updated 2021-09-13T18:15:58Z

jemput WBP di Lapas Kelas II A Padang
Kasat Narkoba Polresta Padang saat menjemput WBP di Lapas Kelas II A Padang. (ist)

PADANG, MJNews.ID - Meskipun masih menjalani hukuman, tidak membuat dua orang Narapidana (Napi) di Lapas Kelas II A Muara Padang ini jera. Bahkan, keduanya menjadi pengendali barang bukti narkoba jenis ganja sebanyak 28 kilogram yang diamankan tim Satresnarkoba Polresta Padang pada Sabtu (28/8/2021) lalu.

Kedua napi Lapas Kelas II Padang itu, Firdaus (39), warga Bukittinggi dan Adi (41), warga Kuranji Kota Padang. 

“Keduanya kembali dijemput dan diamankan oleh Satresnarkoba di dalam Lapas, karena keterlibatannya dalam kasus narkoba jenis ganja sebanyak 28 kilogram,” ujar Kasat Narkoba Polresta Padang, AKP Dedy Adriansyah Putra, Senin 13 September 2021.

Dijelaskan Kasat Narkoba, kedua napi tersebut dijemput pada Jumat (10/9/2021) sore dan langsung diperiksa di Mapolresta usai pihaknya melakukan penyelidikan secara mendalam kepada pelaku berinisial AS (20) warga Bukittinggi dan AL (26), juga warga Bukittinggi.

AS tersebut berperan sebagai kurir. AS diamankan di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, pada Sabtu (28/8/2021).

Dari keterangan AS, mengatakan bahwa 28 paket narkoba jenis ganja tersebut dibawa oleh orang suruhan berinisial AI (26), warga Bukittinggi.

“Dengan cepat pada hari Selasa (7/9/2021) AI berhasil ditangkap di kediamanya di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, Kota Bukittinggi,” ujar mantan Kapolsek Bukittinggi tersebut.

AI dibawa ke Polresta Padang. Di hadapan polisi ia menjelaskan barang narkoba jenis ganja tersebut kepunyaan dari Firdaus (39), warga Bukittinggi dan Adi (41), warga Kuranji yang berada di Lapas Klas II A Padang.

“Mendapat informasi jajaran Polresta Padang kerjasama dengan Kemenkum HAM Provinsi Sumbar dan Lapas Klas II A Padang keduanya kita jemput dan kita bawa ke Polresta Padang. Dari hasil keterangan keduanya memang benar narkoba jenis ganja kering sebanyak 28 paket miliknya, jadi total pelaku yang sudah kita tangkap sebanyak 4 orang,“ ujar Kasat.

Sementara itu, Kalapas Kelas II A Muaro Padang, Era Wiharto membenarkan dua warga binaan (WBP) Lapas Padang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkotika di luar lapas.

Kedua WBP itu yakninya Firdaus, Kasus Narkotika
Hukuman enam tahun denda Rp 1 miliar subsider empat bulan. Mulai menjalani pidana November 2019. Ia merupakan WBP pindahan dari Lapas Bukittinggi.

Kedua, Adi kasus narkotika hukuman 10 tahun, denda Rp. 1 miliar subsider enam bulan. Mulai menjalani pidana pada 2017.

“Kedua WBP tersebut dijemput secara terpisah oleh Satresnarkoba Polresta Padang, guna dimintai keterangan. Terkait hasil dari pemeriksaan tersebut pihak lapas belum menerima informasi baik secara lisan maupun secara tertulis. Dan status mereka sekarang ini masih sebagai WBP lapas, bukan sebagai tahanan kepolisian,” ujar Era Wiharto, Senin (13/9/2021). 

Selain itu dikatakanya, apakah proses selanjutnya bagi kedua WBP tersebut akan mengikuti Proses Peradilan atau tidak, pihaknya belum mengetahui.

“Kepada Kedua WBP, Kami sudah lakukan langkah antisipasi berupa tindakan isolasi sementara. Sementara itu, pihaknya juga terus melakukan razia rutin terutama di ruang tahanan Narkoba,” ujarnya.

(ap/eds)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update