Tim Kolaborasi Pasbar Raih Terbaik 1 Bimtek Jitu Pasna BPBD Sumbar Angkatan Pertama
×

Adsense

Adsense

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 25 September 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
89.110 1.501 85.502 2.107
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Tim Kolaborasi Pasbar Raih Terbaik 1 Bimtek Jitu Pasna BPBD Sumbar Angkatan Pertama

Jumat, 10 September 2021 | 01:30 WIB Last Updated 2021-09-09T18:59:02Z

Hadiah Terbaik 1 diraih tim kolaborasi Pasbar
Hadiah Terbaik 1 diraih tim kolaborasi Pasbar diserahkan langsung oleh Kabid Rehab Rekon BPBD Sumbar, Suryadi E.

PADANG, MJNews.ID - Selama 4 hari dari Senin-Kamis (4-10 September 2021), pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hitung Cepat Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitu Pasna) angkatan pertama dari 8 angkatan yang telah diselenggarakan BPBD Sumbar, dengan 3 orang instruktur handal dan profesional di bidangnya masing-masing, sukses mengedukasi peserta Bimtek, di Grand Basko Hotel Padang.

Terkait dengan Bimtek Hitung Cepat Jitu Pasna, terpilih 5 tim kolaborasi terbaik, yakni terbaik 1 dari kolaborasi Pasaman Barat (Pasbar), terbaik 2 Dharmasraya, terbaik 3 Media dari Kota Padang, terbaik 4 media dari Kota Tangah Kota Padang, dan terbaik 5 tim kolaborasi Padang Pariaman.

Ada pun penilaian terhadap peserta Bimtek Jitu Pasna dari seluruh peserta 19 daerah kabupaten dan kota se-Sumbar telah memenuhi pengetahuan dasar tentang penanganan saat terjadi bencana dan pasca bencana. 

Tim Kolaborasi Pasbar
Tim Kolaborasi Pasbar.

Di samping ini, 3 orang tim instruktur BNPB memberikan kuisioner guna mencapai skor dan ke seluruh peserta tim work masing-masing yang melibatkan unsur pemerintah Kenagarian, Desa, Kelurahan, dan BPBD kabupaten dan kota se-Sumbar. 

Instruktur bikin tantangan setelah 4 hari berselang waktu kegiatan pelatihan Bimtek Jitu Pasna dengan materi edukasi pengetahuan dasar penanganan bencana dan pasca bencana. 

Materi edukasi yang menantang adrenalin berpikir bagi peserta dari terjadinya bencana dan pasca bencana, alur progres kerja penanganan yang dimulai dari menghitung kerugian materi infrasruktur dan non infrastruktur baik tentang kerugian fisik infrastruktur mau pun kerugian non fisik yang ditimbulkan akibat bencana. 

Hasil Kajian Info Grafis Terbaik 1 Pasbar
Hasil Kajian Info Grafis Terbaik 1 Pasbar.

Terkait dari ragam materi edukasi telah disajikan secara sistimatis sehingga berakhir dengan kolaborasi para peserta dengan menyelesaikan kuisiner matari yang diinfokan dalam bentuk disegner info grafis. 

Selama kegiatan berlangsung semua peserta mengikutinya dengan penuh kedisiplinan, peserta dapat ilmu otodidak, lewat pelatihan Jitu Pasna tentang cara benar penanganan bencana, pasca bencana. Sampai pada rentang waktu selama 4 hari setelah bencana terjadi publik dapat informasi detail, akurat, tepat dan benar. 

Para peserta Bimtek Jitu Pasna ini nyaris menyandang gelar sarjana baik perangkat Nagari, Desa, Kelurahan, dan utusan BPBD dari daerah kabupaten dan kota serta peserta relawan dan media. 

Suryadi E
Suryadi E.

Penutupan kegiatan pelatihan Bimtek Jitu Pasna, Kalaksa BPBD Sumbar, H Erman Rahman, SE yang diwakili langsung oleh Kabid Rehab Rekon Suryadi E pada Kamis 9 September 2021 siang di Grand Basko Hotel, Kota Padang. 

Di kesempatan ini, Suryadi E menegaskan dan mengingatkan pada peserta supaya seluruh atribut BPBD yang bertanda segi tiga siku dipakai di tempat tempat kegiatan positif.

"Dengan harapan agar nama baik lembaga pemerintah yang bertumpu mengurusi kemanusian secara humanis tidak tercemar ulah perilaku peserta yang diberikan perlengkapan sepatu, baju kaos warna oranye, rompi, tas, topi, dan masker-semua perlengkapan peserta ini berlambang lembaga pemerintah BPBD Sumbar," imbuhnya. 

"Tak ada keraguan untuk publikasi jika kita telah punya database, karena tidak ada rekayasa data," ungkap Suryadi E lagi. 

Ada sekitar 400 desa, nagari, dan kelurahan yang belum tersentuh dengan kegiatan pelatihan Bimtek Jitu Pasna. Pergunakanlah atribut tiga siku sebagai terpanggil jiwanya untuk peduli penanganan kebencanaan dari berbagai sisi dan latar belakang para peserta berasal. 

"Jadikanlah pertemuan kita ini sebagai ajang pergaulan dengan sesama yang bisa berkolaborasi dengan BPBD Provinsi Sumbar serta BPBD kabupaten dan kota," pungkasnya.

(Obral Chaniago)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update