Universitas Andalas Tandatangani MoU dengan Komnas HAM RI
×

Adsense

Adsense Mobile

Adsense

Universitas Andalas Tandatangani MoU dengan Komnas HAM RI

Sabtu, 18 September 2021 | 09:00 WIB Last Updated 2021-09-18T12:55:15Z


Unand Tandatangani MoU dengan Komnas HAM RI
Universitas Andalas Tandatangani MoU dengan Komnas HAM RI.

PADANG, MJNews.ID - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI melakukan MoU tentang Pemajuan Hak Asasi Manusia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Universitas Andalas (Unand).
 
Kesepakatan itu ditandatangani Ketua Komnas HAM RI, Drs. Ahmad Taufan Damanik, MA dan Rektor Unand, Prof. Dr. Yuliandri, SH MH, dilanjutkan kuliah umum secara online bertemakan Situasi HAM di Indonesia dan Peran Komnas HAM RI oleh Ketua Komnas HAM RI, Rabu 15 September 2021, di Rektorat Unand.

Turut hadir Wakil Rektor IV, Dr. Hefrizal Handra, M.Soc dan Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Sumbar, Sultanul Arifin, S.Sos, M.H.

MoU ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama (PKS) Komnas HAM dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand tentang Pelaksanaan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Pengembangan Sumber Daya di Bidang Hak Asasi Manusia. Perjanjian ini juga ditandatangani antara Ketua Komnas HAM dengan Dekan FISIP, Dr. Azwar, M.Si.

Ahmad Taufan Damanik mengapresiasi atas keterbukaan dan kesedian dari Unand untuk melakukan penadatanganan kerja sama dengan Komnas HAM RI dengan satu harapan, Unand sebagai kampus yang memiliki karakter yang kuat sebagai lembaga kajian dan pendidikan.

Dalam strategi pengembangan HAM, yang disusun oleh Komnas HAM RI memang salah satu pilar penting yang tidak boleh dilupakan salah satunya adalah bekerjasama dengan perguruan tinggi dan pusat-pusat kajian, Semoga kerjasama dengan sinergita berjalan dengan baik,“ sebutnya.

Untuk membangun peradaban, kita perlu mengembangkan dimensi HAM yang dapat dilakukan melalui kerja sama antara Komnas HAM RI dengan Unand dengan berbagai aktivitas penelitian, kajian atau seminar.

Tujuan akhir, dari penegakan HAM adalah membangun kemashalatan manusia yang dapat diperlakukan secara adil dan bermartabat. 

Prinsip jejaringnya, Komnas HAM bahwa adanya kewajiban untuk menginformasikan dan juga menyampikan ke semua stakeholder. kesemua perguruan tinggi atau lembaga lain terutama keberadaan Komnas HAM dan bagaimana hubungan antara lembaga dan termasuk perguruan tinggi.

"Ini salah satu wujud dari proses bagaimana memahami urgensi dari prinsip—prinsip yang dipunyai oleh masing-masing lembaga. Makanya, kami sepakat bahwa MoU bagaimana melakukan koordinasi dan upaya melakukan pemajuan HAM terutama bagi kampus yang diemban dengan misi menajukan tridharma perguruan tinggi, maka itu merupakan salah konsekuensi yang nanti bisa ditampung,“ jelas Yuliandri.

Salah satu contoh di bidang pendidikan, lanjut Yuliandri, pada beberapa program studi yang ada di Unand. Di Fakultas Hukum dan prodi FISIP ada materi khusus yang dimasukan kedalam mata kuliah. Ini sebuah kemajuan.

Makanya, Unand siap untuk lakukan upaya secara bersama dan siap melakukan aksi-aksi lain yang menuntut dari pengembangan itu,“ pungkas Yuliandri.

Dekan Fisip, Azwar mengatakan, kegiatan MoU antara Rektor dengan Ketua Komnas HAM RI merupakan bagian dari payung untuk penandatanganan kerja sama antara FISIP dengan Komnas HAM Perwakilan Sumbar. 

Setelah ditandatanganinya MoU tersebut, maka FISIP dengan Komnas HAM Perwakilan Sumbar secara legal formal sudah bisa menyusun rencana aksi dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan termasuk kegiatan akademik lainya untuk semua jurusan di FISIP.
 
"Apalagi, dengan tuntutan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) mahasiswa dari semua jurusan di FISIP bisa melakukan magang dan riset di kantor Komnas HAM di Pusat atau Perwakilan di Sumbar,” jelas Azwar 

Begitu pula, para dosen bisa berkontribusi dalam merumuskan atau terlibat dalam penyelesaian kasus-kasus HAM yang di perwakilan Sumatera Barat baik itu sebagai akademisi maupun sebagai tenaga ahli. Oleh karena itu, MoU dan PKS ini sangat membantu FISIP dalam mengimplementasikan konsep Merdeka Belajar.

(mutia)
loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update